News

Merasa Tak Pernah Gugat Cerai, Perempuan Ini Kaget Namanya Tiba-tiba Ada di Putusan PA Karawang

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:33 WIB
Ngaku Tak Pernah Tanda Tangan Surat Kuasa, Wanita di Karawang Amuk Dua Orang Pria Diduga Oknum Advokat. (TikTok/@ithamarkus)

KARAWANG, ViewJabar.com - Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah video curhatan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan manipulasi data dalam perkara perceraian. Video tersebut diunggah oleh Ita Hartati melalui akun TikTok @ithamarkus dan sontak menarik perhatian warganet.

Dalam video itu, perempuan tersebut mendatangi sebuah ruangan dan terdapat dua orang pria yang disebutnya sebagai oknum advokat.

Ia mengaku dibuat terkejut setelah mengetahui adanya putusan dari Pengadilan Agama Karawang yang mencantumkan dirinya sebagai pihak penggugat dalam perkara perceraian.

Yang membuatnya semakin mempertanyakan perkara tersebut, ia mengaku tidak pernah mendaftarkan gugatan cerai, tidak pernah memberikan surat kuasa kepada advokat tertentu, bahkan mengaku tidak pernah menghadiri persidangan.

“Saya tidak pernah mendaftarkan gugatan cerai, tapi tiba-tiba ada putusan dari Pengadilan Agama Karawang,” ungkap perempuan tersebut dalam video yang beredar.

Ia pun mempertanyakan bagaimana namanya bisa tercatat sebagai penggugat apabila dirinya merasa tidak pernah mengajukan perkara tersebut.

“Siapa yang menggugat ke Pengadilan Agama Karawang?” tanyanya.

Sebelumnya, Ia mengaku tidak mengenal keduanya dan merasa tidak pernah memberikan surat kuasa ataupun membubuhkan tanda tangan untuk memberikan kewenangan beracara atas namanya.

Kondisi itu membuatnya menduga terdapat persoalan dalam dokumen maupun proses perkara yang berpotensi merugikan dirinya.

“Saya tidak terima karena merasa dirugikan. Tolong bantuan keadilannya untuk saya dan anak-anak saya,” ujarnya.

Dalam curhatannya, perempuan tersebut juga mengungkap bahwa dirinya mengaku mengalami tekanan berat dalam kehidupan pribadi.

Ia menyebut adanya dugaan kekerasan mental, fisik hingga persoalan finansial yang menurut pengakuannya semakin memperberat kondisi yang dihadapinya.

Ia mengaku sudah tidak memiliki orang tua dan merasa kebingungan untuk mencari perlindungan serta tempat mengadu.

Karena itu, melalui video tersebut ia meminta bantuan masyarakat untuk menyebarluaskan ceritanya. Ia berharap persoalan yang dialaminya dapat mendapat perhatian publik dan ditindaklanjuti melalui jalur hukum.

Perempuan tersebut juga berharap keluhannya bisa sampai kepada sejumlah tokoh publik, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Halaman:

Tags

Terkini