Menurut Kiai Miftachul Achyar kondisi yaumul haraj atau hari yang tidak menentu ini bisa juga disebut dengan eta distrupsi.
Baca Juga: 8 Korban Gempa Cianjur Masih Belum Ditemukan, Bupati Cianjur Herman Suherman Jelaskan Hal Ini
Di mana di era distrupsi ini kata Kiai Miftachul Achyar banyak orang yang langsung datang ke umat tanpa minta izin pimpinannya.
Dan itu terjadi setiap lima tahun sekali. Bagaimana seseorang itu datang tanpa ada sopan santun ketika menemui umat.
Padahal kata Kiai Miftachul Achyar umat ini ada pimpinannya, tetapi banyak orang yang nyelonong begitu saja dan ini sering terjadi.
Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Demam yang Jarang Diketahui, Bisa Sembuhkan Rematik Menahun
Masyarakat kata Kiai Miftachul Achyar harus lebih hati hati dan waspada terutama warga nahdiyin akan terjadinya kiamat.
Dari tanda tandanya yang sudah terjadi di Indonesia sekarang ini kiamat atau hari akhir akan segera datang.
Dan itu ditandai dengan adanya masa yang tidak pasti yang juga disebut dengan era distrupsi dan terjadi sekarang ini.***