Lolos dari Maut! 2 Pekerja Terhimpit Beton Drainase di Jatinegara, Petugas Damkar Berjuang 3 Jam

photo author
Adis Cahyana, View Jabar
- Senin, 10 Agustus 2026 | 17:10 WIB
Menyoroti kronologi insiden 2 pekerja proyek yang tertimpa beton drainase hingga berhasil dievakuasi damkar di Jatinegara, Jaktim.  (Instagram.com/@damkarjakartatimur)
Menyoroti kronologi insiden 2 pekerja proyek yang tertimpa beton drainase hingga berhasil dievakuasi damkar di Jatinegara, Jaktim. (Instagram.com/@damkarjakartatimur)

JAKARTA, ViewJabar.com — Insiden kecelakaan kerja yang dialami dua pekerja proyek normalisasi saluran air di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, tengah menjadi sorotan publik di media sosial.

Keduanya nyaris meregang nyawa setelah beton drainase yang sedang dikerjakan tiba-tiba roboh dan menimpa tubuh mereka.

Informasi mengenai proses evakuasi tersebut turut dibagikan melalui akun Instagram @damkarjakartatimur pada Minggu (10/8/2026). Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah personel pemadam kebakaran berjibaku melakukan evakuasi menggunakan berbagai peralatan.

 

Peristiwa itu diketahui terjadi di Jalan Pandjaitan, Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

 

Saat kejadian, kedua korban berinisial UD (25) dan SYF (40) tengah melakukan pekerjaan drainase. Namun secara tiba-tiba, beton drainase roboh hingga membuat keduanya terhimpit material.

Rekan korban kemudian meminta pertolongan melalui Ambulan PK3D. Karena proses evakuasi mengalami kendala, bantuan dari Sudin Gulkarmat Jakarta Timur pun dikerahkan.

Sebanyak 25 personel penyelamat diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses penyelamatan berlangsung dramatis lantaran salah satu korban berada dalam kondisi terhimpit material beton, sementara sebagian tubuhnya berada di dalam air keruh.

Petugas harus bekerja ekstra hati-hati untuk mengeluarkan kedua korban. Debit air di sekitar lokasi terlebih dahulu dikurangi menggunakan mesin pompa agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan lebih aman.

Setelah itu, material beton yang menghimpit korban diangkat menggunakan peralatan penyelamatan dan alat berat.

Evakuasi berlangsung lebih dari tiga jam dan baru dinyatakan selesai sekitar pukul 17.39 WIB.

Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan, proses evakuasi berhasil dilakukan berkat kolaborasi petugas Gulkarmat Jakarta Timur bersama Ambulans PK3D.

"Berhasil dievakuasi berkat kolaborasi antara Tim Sudin Gulkarmat Jakarta Timur & Ambulans PK3D," ujar Wahid.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Astriyani.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X