News

Viral! TKW Asal Cianjur Berlumuran Darah di Libya, Menangis Minta Tolong ke Presiden Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 18:17 WIB
Ilustrasi kekerasan perempuan. (Istimewa)

CIANJUR, ViewJabar.com – Sebuah video memilukan yang memperlihatkan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 59 detik tersebut, perempuan itu menangis histeris dengan wajah berlumuran darah sambil memohon agar segera dipulangkan ke Indonesia.

Perempuan tersebut diketahui bernama Ai Juariah (43), warga Kampung Babakan Turuy, Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.

Ia diduga kuat menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) saat bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Libya.

Baca Juga: Lepas dari Pengawasan, Balita Dua Tahun di Sukabumi Tewas Terperosok Sumur Tetangga

Sambil mengusap darah yang mengalir dari hidungnya, Ai Juariah menyampaikan pesan terbuka dan memohon bantuan kepada Presiden Prabowo Subianto serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Ia mengaku sudah tidak sanggup lagi bekerja karena beban kerja yang teramat berat, yang kini telah mengganggu kesehatan fisik dan mentalnya.

Diduga Korban TPPO dan Eksploitasi

Camat Ciranjang, Hendri Prasetyadhi, membenarkan bahwa wanita dalam video tersebut adalah warganya yang telah bekerja di Libya selama 14 bulan terakhir.

"Benar, perempuan yang ada di video viral tersebut merupakan warga kami bernama Ai Juariah asal Desa Karangwangi, Ciranjang. Beliau saat ini bekerja sebagai ART di Libya sejak 14 bulan lalu," ujar Hendri kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).

Hendri mengungkapkan adanya dugaan kuat bahwa Ai merupakan korban TPPO. Pasalnya, sejak awal keberangkatan, pihak keluarga sama sekali tidak pernah menerima informasi maupun salinan dokumen resmi terkait proses penempatan Ai di luar negeri.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Ai diduga mengalami eksploitasi kerja yang parah. Ia dipaksa bekerja tanpa waktu istirahat yang memadai.

 

Terkait kondisi wajahnya yang berlumuran darah, Hendri meluruskan bahwa luka tersebut terjadi karena Ai terjatuh akibat kondisi fisiknya yang sudah sangat drop.

Diketahui, selama 14 bulan berada di Libya, Ai Juariah tercatat sudah lima kali berganti majikan. Luka di wajah dan darah dari hidung terjadi karena korban terjatuh setelah tidak kuat menahan beban kerja yang berlebihan.

Halaman:

Tags

Terkini

Kabar Duka, Dirut bjb Yusuf Saadudin Meninggal Dunia

Jumat, 14 November 2025 | 08:57 WIB

Pemprov Jabar Gaungkan Kampanye TOSS TBC, Ini Tujuannya

Selasa, 11 November 2025 | 20:32 WIB