PAPUA, ViewJabar.com - Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendadak berubah mencekam pada Sabtu (8/8/2026).
Festival yang semula berlangsung meriah mendadak diwarnai kepanikan setelah terdengar sejumlah suara tembakan di sekitar lokasi. Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, pengunjung terlihat panik dan berusaha mencari tempat perlindungan.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.45 WIT. Salah satu video yang diunggah akun Instagram @adichandra38 memperlihatkan pengunjung diminta merunduk dan mencari lokasi yang dianggap aman.
"Baik, mohon bantuan keamanan dan panitia lokal untuk mengarahkan masyarakat," terdengar suara perempuan melalui pengeras suara.
"Mohon hadirin tetap tenang, nunduk, nunduk, cari tempat berlindung," ujar suara lainnya dalam video tersebut.
Kendaraan Ditembak di Pintu Masuk Festival
Polda Papua membenarkan adanya insiden penembakan di kawasan Festival Budaya Lembah Baliem. Berdasarkan informasi awal kepolisian, sebuah kendaraan yang hendak memasuki pintu gerbang festival menjadi sasaran penembakan.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIT.
"Benar, bahwa pada hari ini, Sabtu, 8 Agustus 2026 sekitar pukul 12.45 WIT, telah terjadi penembakan terhadap satu kendaraan yang akan memasuki pintu gerbang Festival Budaya Lembah Baliem 2026 di Distrik Walesi," kata Cahyo.
Pasca-kejadian, aparat gabungan TNI dan Polri langsung bergerak mengamankan lokasi. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan dari beberapa saksi.
Dua Orang Mengalami Luka Tembak
Insiden tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka akibat tembakan. Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurut kepolisian, kedua korban masih dalam kondisi sadar saat mendapatkan perawatan.
"Satu luka tembak di lutut dan satu mengalami luka tembak di tangan, di punggung tangan menembus paha," jelas Cahyo.
Hingga kini, aparat masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku serta motif di balik penembakan tersebut.
Kepolisian juga memprioritaskan penanganan korban, pengamanan tempat kejadian perkara, serta menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif di Wamena.
Insiden ini pun membuat suasana Festival Budaya Lembah Baliem yang seharusnya menjadi ajang perayaan budaya mendadak berubah menjadi kepanikan. Polisi meminta masyarakat tetap tenang sembari menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.