SUMUT, ViewJabar.com - Kasus dugaan siswa mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi.
Kali ini, sekitar 269 siswa dari tiga sekolah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dilaporkan mengalami gejala dugaan keracunan usai menyantap makanan MBG pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Para siswa tersebut berasal dari SMAN 1 Berastagi sebanyak 204 orang, SMA Swasta Bersama 25 orang, dan SMK Swasta Bersama 40 orang.
Kondisi tersebut membuat sejumlah siswa harus dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Video proses evakuasi pun viral di media sosial.
Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @fakta_medan, terlihat sejumlah ambulans berdatangan ke SMAN 1 Berastagi untuk membawa para siswa ke fasilitas kesehatan.
Proses evakuasi disebut berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB. Para siswa tampak dievakuasi menggunakan tandu, brankar hingga kursi roda.
Video lainnya memperlihatkan kondisi ruang IGD yang dipenuhi siswa. Sejumlah korban terlihat mengalami mual hingga menangis.
Kepala Cabang Dinas Wilayah IV, Zulkarnain Barus, mengatakan pendataan korban masih terus dilakukan. Hingga Kamis sore, tercatat sekitar 269 siswa menunjukkan gejala dugaan keracunan, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah.
Para siswa kemudian mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RS Efarina Berastagi, RSU Amanda Berastagi, Rumah Sakit Kabanjahe, serta Puskesmas Berastagi.
Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi terhadap dapur penyedia makanan MBG.