VIEWJABAR - Anak angkat Cristiano Ronaldo di Indonesia, Martunis Sarbini, ikut mengomentari persoalan ayah angkatnya terhadap klub Manchester United.
Martunis Sarbini, pemuda asal Aceh itu mengatakan, Cristiano Ronaldo (CR) ayah angkatnya itu, tak akan menghormati siapa pun yang tak menghormatinya.
Martunis mengatakan, Cristiano Ronaldo awalnya bersedia bermain bersama Setan Merah hanya karena sosok Alex Ferguson.
Sosok Alex Fergusonlah yang membuat Cristiano Ronaldo mau bermain di Setan Merah padahal tadinya ia mau bergabung dengan Manchester City.
Kekesalan Cristiano Ronaldo
Diketahui, kemarahan CR7 terhadap Setan Merah terungkap dalam wawancara dengan Piers Morgan. Bahkan wawancara Ronaldo itu kini menjadi perhatian dunia sepakbola.
Baca Juga: Cetak Sejarah, Tim Sepakbola Putri Kabupaten Sukabumi Sabet Emas Porprov Jabar 2022
Kepada Piers Morgan, secara blak-blakan Ronaldo mengungkapkan kekesalannya terhadap klubnya, Manchester United.
Peraih Ballon d’Or lima kali itu secara terang-terangan menyatakan sekarang ini kurang respek terhadap Setan Merah yang menurutnya menginginkan dirinya segera hengkang.
Ronaldo juga menyebut nama sang pelatih sekaligus manajer MU, Erik ten Hag dan Ralf Rangnick ketika berbicara dengan Piers Morgan.
Ronaldo mengatakan, ia tak akan menghormati Erik ten Hag karena sang pelatih itu pun tak menghormatinya.
Diketahui, keputusan pelatih asal Belanda itu yang menjadikan Ronaldo sebagai pemain cadangan dan sempat menghukumnya untuk melatih MU muda, rupanya menyinggung CR7. Dari sanalah konflik antara Ronaldo dengan Erik ten Hag makin terbuka.
Baca Juga: Hebat, Peran Perempuan Garut dalam Pembangunan Ekonomi Bergema di KTT G20 Bali, Ini Pembicaranya
Sementara terhadap Ralf Rangnick, Ronaldo mengatakan ia tak pernah mendengar namanya di dunia kepelatihan sepakbola. Lantas, katanya, mengapa ia bisa menjadi bos di klub sekelas MU.