Mengenal Sesar Cirata yang Mengakibatkan 3 Kali Gempa di Purwakarta Hingga Senin Pagi Tadi

photo author
Lalan Tresna, View Jabar
- Senin, 14 November 2022 | 16:39 WIB
Sesar Cirata kini menjadi bahan perbincangan usai wlayah Purwakarta, Bandung dan sekitarnya, diguncang gempa sebanyak tiga kali sejak Minggu malam hingga Senin pagi 14 November 2022. (Instagram @daryonobmkg)
Sesar Cirata kini menjadi bahan perbincangan usai wlayah Purwakarta, Bandung dan sekitarnya, diguncang gempa sebanyak tiga kali sejak Minggu malam hingga Senin pagi 14 November 2022. (Instagram @daryonobmkg)

VIEWJABAR - Sesar Cirata kini menjadi bahan perbincangan usai wlayah Purwakarta, Bandung dan sekitarnya, diguncang gempa sebanyak tiga kali sejak Minggu malam hingga Senin pagi 14 November 2022.

Pihak BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) menjelaskan, gempa yang menguncang Purwakarta, Bandung serta daerah sekitarnya tersebut akibat pergerakan Sesar Cirata.

Gempa akibat pergerakan Sesar Cirata pada Minggu 13 November 2022 diinformasikan oleh Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono di akun media sosialnya (instagram dan twitter).

Daryono mengabarkan, telah terjadi rangkaian tiga kali gempa bumi guncangan Cirata Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Cianjur.

Gempa bumi dengan magnitudo 4.1 pada pukul 22.41, magnitudo 3,3 pada pukul 01.13 WIB dan magnitudo 2.8 pada pukul 02.41 WIB.

Baca Juga: Ibu Negara Iriana Jatuh di Tangga Pesawat di Bali

Gempa ini, kata Daryono, akibat pergerakan Sesar Cirata.

Gempa yang terjadi pada Minggu pukul 22.41 getarannya paling terasa.

Daryono menyebutkan, gempa pada Minggu malam berkekutan magnitudo 4.1, berpusat di kedalaman 6 kilometer. Pusat gempa bumi berada di darat di 21 kilometer Barat Daya pusat kota Kabupaten Purwakarta.

Apa itu Sesar Cirata

Pihak BMKG menyebutkan, Sesar Cirata memanjang di bawah bumi Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Purwakarta.

Baca Juga: KBRI Qatar Jelaskan 3 Syarat bagi WNI yang Ingin Menyaksikan Pertandingan Piala Dunia 2022

Di Kabupaten Purwakarta di antaranya berada di bawah Waduk Cirata.

Sesar atau patahan (fault) merupakan bidang batas antara dua fraksi kulit bumi yang mengalami gerakan relatif. Sesar biasanya merupakan daerah yang relatif lemah, mengalami retakan, atau terdapat celah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lalan Tresna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X