VIEWJABAR.COM - Skywalk Cihampelas, atau yang lebih dikenal sebagai Teras Cihampelas, pernah menjadi ikon kebanggaan Kota Bandung saat diresmikan pada Februari 2017 oleh Wali Kota saat itu, Ridwan Kamil.
Dibangun dengan konsep pedestrian layang pertama di Indonesia, proyek ini awalnya digadang-gadang sebagai solusi kemacetan sekaligus destinasi wisata belanja baru di kawasan Cihampelas yang terkenal sebagai pusat fesyen jeans.
Namun, delapan tahun berlalu, kondisi Skywalk Cihampelas kini jauh dari harapan awal.
Apa kabar terkininya? Berikut fakta-fakta yang berhasil dirangkum.
Baca Juga: Tawon Serang Wisatawan di Tamansari Bogor hingga Meninggal Dunia
Kondisi Memprihatinkan: Kumuh dan Terbengkalai
Hingga awal 2025, Skywalk Cihampelas tampak memprihatinkan. Banyak laporan menyebutkan bahwa kawasan ini kini dipenuhi sampah berserakan, kios-kios kosong yang ditinggalkan pedagang, serta coretan vandalisme yang merusak estetika.
Fasilitas seperti toilet, musala, dan lift—yang dulunya jadi nilai jual—kini tak lagi berfungsi optimal.
Saung bambu dan atap kios mulai lapuk, sementara minimnya perawatan membuat tempat ini terkesan “hidup segan, mati tak mau,” seperti diungkapkan sejumlah warga di media sosial.
Panjang Skywalk tahap pertama mencapai 450 meter dengan lebar 7,6 meter, ditambah tahap kedua sepanjang 250 meter yang selesai pada 2023.
Baca Juga: Timnasday, Ini Link Live Streaming Senin, 7 April 2025: Timnas Indonesia vs Yaman U-17
Total investasi untuk proyek ini mencapai lebih dari Rp 50 miliar.
Namun, ironisnya, kejayaan awal saat peresmian tak bertahan lama.
Pandemi Covid-19 pada 2020 menjadi salah satu pemicu awal sepinya pengunjung, tetapi kurangnya perhatian pasca-pandemi memperparah kondisi.
PKL Kembali ke Trotoar, Skywalk Sepi
Artikel Terkait
Wisatawan Tewas Tenggalam di Kolam Renang Hotel Tirtagangga Cipanas Garut. Kok Bisa?
Ribuan Warga Sambut Presiden Prabowo di Majalengka untuk Pimpin Panen Raya Padi Bersama Petani
Timnasday, Ini Link Live Streaming Senin, 7 April 2025: Timnas Indonesia vs Yaman U-17
Tawon Serang Wisatawan di Tamansari Bogor hingga Meninggal Dunia