Tujuan utama pembangunan Skywalk adalah merelokasi pedagang kaki lima (PKL) dari trotoar Jalan Cihampelas untuk mengurangi kemacetan.
Baca Juga: Ribuan Warga Sambut Presiden Prabowo di Majalengka untuk Pimpin Panen Raya Padi Bersama Petani
Awalnya, sekitar 192 PKL direlokasi ke atas, dengan pembagian zona seperti kuliner, suvenir, dan fesyen.
Namun, seiring waktu, banyak pedagang memilih kembali ke trotoar karena sepinya pengunjung di Skywalk.
“Di atas sepi, pembeli males naik, pendapatan turun drastis,” keluh salah seorang pedagang yang kini kembali berjualan di bawah, seperti dilansir dari wawancara media lokal.
Data dari Badan Pengelola Teras Cihampelas (BPTC) menunjukkan bahwa hanya segelintir pedagang yang bertahan, kebanyakan penjual minuman atau suvenir kecil.
Faktor akses yang sulit, minimnya parkir, dan kurangnya promosi jadi alasan utama sepinya Skywalk.
Baca Juga: Wisatawan Tewas Tenggalam di Kolam Renang Hotel Tirtagangga Cipanas Garut. Kok Bisa?
Bahkan, keberadaan tiang-tiang konstruksi justru disebut menghambat bus pariwisata, membuat kawasan Cihampelas kini makin macet dan kumuh.
Upaya Revitalisasi: Janji atau Harapan Kosong?
Pemerintah Kota Bandung tak tinggal diam. Pada Juni 2024, Pemkot melakukan reaktivasi bertajuk “Teras Cinta” (Cihampelas Indah dan Tertata) dengan perbaikan fasilitas dan inovasi baru.
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dikerahkan untuk merenovasi area yang rusak, sementara Wali Kota terpilih, Farhan-Erwin, yang dilantik awal 2025, menjadikan revitalisasi Skywalk sebagai salah satu target 100 hari kerja mereka.
Farhan bahkan menyebut bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menanyakan kelanjutan proyek ini, menunjukkan perhatian nasional.
Baca Juga: Wisatawan Tewas Tenggalam di Kolam Renang Hotel Tirtagangga Cipanas Garut. Kok Bisa?
Rencana revitalisasi mencakup kajian teknis kekuatan konstruksi, penambahan fasilitas seperti co-working space, dan potensi kerja sama dengan pihak ketiga untuk gedung parkir.
Artikel Terkait
Wisatawan Tewas Tenggalam di Kolam Renang Hotel Tirtagangga Cipanas Garut. Kok Bisa?
Ribuan Warga Sambut Presiden Prabowo di Majalengka untuk Pimpin Panen Raya Padi Bersama Petani
Timnasday, Ini Link Live Streaming Senin, 7 April 2025: Timnas Indonesia vs Yaman U-17
Tawon Serang Wisatawan di Tamansari Bogor hingga Meninggal Dunia