VIEWJABAR - Kehadiran Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) bisa dipastikan akan meningkatkan roda perekonomian serta sektor pariwisata yang ada di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.
Bambang Tirtoyuliono, selaku Pejabat Wali Kota Bandung menyebut kehadiran KCJB membuat dirinya optimis akan menggerakan roda perekonomian dan pariwisata yang ada di wilayah-nya.
"Tentunya kebermanfaatan moda transportasi ini bisa memberikan nilai positif," kata Bambang.
Baca Juga: Upaya “Gaet“ Wisatawan, Pemerintah Kota Bogor Bangun Pusat Kuliner Rasa
Lebih lanjut, memanfaatkan momentum hadirnya Kereta Cepat Jakarta-Bandung, dirinya tengah berkoodinasi dengan Provinsi Jawa Barat terkait intergrasi transportasi.
"Ini terus dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat. Ada juga direncanakan sebelumnya seperti BRT, LRT, segala macam ini harus persiapkan lebih baik," tuturnya.
Di sisi lain, Bey Machmudin selaku Penjabat Gubernur Jabar memastikan pelaku UMKM bakal mengisi berbagai stand di Stasiun Padalarang dan Stasiun Tegalluar yang jadi lokasi pemberhentian Kereta Cepat Whoosh.
Baca Juga: Jelang Menghadapi Persebaya dan Borneo FC, Bojan: Pemain Harus Punya Motivasi Tinggi
Bey berharap kehadiran kereta cepat pertama di Asia Tenggara tersebut bisa berdampak positif di bagi perekonomian masyarakat khususnya untuk pelaku UMKM.
"Warga Jabar menyambut baik beroperasinya kereta cepat dan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Saya sudah meminta jajaran di Pemdaprov Jabar untuk menggandeng pelaku UMKM di Stasiun Padalarang dan Tegalluar," Katanya.
Dengan demikian, Bey pun mengajak asosiasi pariwisataagar turut berpartisipasi menyambut beroperasinya KCJB tersebut dengan menyediakan beragam paket wisata di Bandung.***