Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun dengan penilaian kaji cepat akibat angin kencang dan hujan lebat, sebanyak 588 bangunan mengalami kerusakan di 8 kecamatan.
Delapan kecamatan itu antara lain Kecamatan Ciomas 491 bangunan rusak, Dramaga 57 bangunan, Sukaraja 9 bangunan, Tamansari 3 bangunan, Leuwisadeng 1 bangunan, Kemang 9 bangunan, Megamendung 7 bangunan dan Kecamatan Rancabungur 3 bangunan.
"Ini data hasil kaji cepat selama dua hari lalu, dan kami masih terus update hingga kini kaji cepat bencana dan penanganan evakuasi pohon tumbang terus dilakukan," ungkapnya.
Kepala Bidang (Kabid) Perumahan DPKPP Kabupaten Bogor, Iin Kamaludin menyebut, pihaknya tengah memverifikasi satu persatu jumlah bangunan yang mengalami kerusakan.
Hingga kini lanjut Iin baru dua desa, yakni pertama desa Ciomas Rahayu yang sudah selesai verifikasi dengan total rumah rusak akibat angin kencang mencapai 191 bangunan rumah dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat.
Lalu yang ke dua, desa Ciomas dengan total rumah yang rusak sebanyak 96 rumah dengan kategori rusak sedang dan ringan.
Proses ini tutur Iin, sangat penting dilakukan, agar supaya bantuan yang diberikan tepat sasaran, verifikasi di lapangan masih terus dilakukan.
Baca Juga: Jangan Takut Jika Merasakan ini, Stroke Datang Tiba Tiba, Segera Periksakan ke Dokter Pribadi
"Anggaran sudah kita siapkan, mudah - mudahan tidak lebih dari Rp 1 miliar," tandasnya.