daerah

Kronologi Ledakan di Gudang Amunisi Prajurit TNI Madiun, Bermula dari Dentuman Keras yang Kejutkan Warga

Jumat, 17 Juli 2026 | 12:30 WIB
Menyoroti fakta terkini ihwal kasus ledakan dalam Gudang Amunisi TNI di Madiun, Jawa Timur, pada Kamis, 16 Juli 2026. (Instagram.com/@madiunwisata - @info.madiun)

MADIUN, ViewJabar.com - Sebagian publik di media sosial, tengah dihebohkan dengan insiden ledakan dahsyat yang diduga berasal dari dalam gudang amunisi prajurit TNI di Madiun, Jawa Timur.

Dalam unggahan Instagram @info.madiun, dilaporkan ledakan itu menyebabkan sedikitnya 7 prajurit TNI mengalami luka-luka.

"Sejumlah anggota TNI dilaporkan mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan," tulis postingan itu.

"Penyebab kejadian masih menunggu keterangan resmi," sambungnya.

Baca Juga: Heboh Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun Kopdes Merah Putih, Menkop Ferry Mengaku Tak Tahu

Setelah insiden itu viral di jagat maya, pihak TNI Angkatan Darat (AD) membenarkan adanya insiden ledakan di kompleks militer wilayah Madiun tersebut.

1 Personel TNI Meninggal Dunia

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono menyebut sebanyak 7 orang personel menjadi korban dalam insiden ini.

Donny menyebut, terdapat 1 prajurit TNI yang dinyatakan meninggal dunia usai sempat mendapatkan penanganan medis.

"Dalam insiden itu 1 orang personel dinyatakan meninggal dunia," kata Donny dalam keterangan resminya, pada Kamis, 16 Juli 2026.

6 Prajurit Alami Luka-luka

Atas insiden tersebut, terdapat 6 personel TNI lainnya yang dinyatakan mengalami luka berat hingga ringan.

"4 orang mengalami luka berat dan 2 lainnya mengalami luka ringan," ungkap Donny.

Usai kejadian tersebut, satuan TNI telah mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Saat ini TNI AD telah mengambil langkah (penanganan) awal terhadap korban," tandas Donny.

Halaman:

Tags

Terkini