VIEWJABAR - Bupati Garut Rudy Gunawan menerima 483 mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang akan melaksanakan Bhakti Karya Praja (BKP) di empat kecamatan di wilayah Garut.
“Kami bersyukur hari ini selaku intelektual yang ada di Institut Pemerintahan Dalam Negeri akan melaksanakan KKN atau bakti karya praja di Garut. Kami juga mendapat penghormatan dari Bapak Rektor IPDN, Kabupaten Garut terpilih untuk menjadi daerah Bhakti Karya Praja bagi 483 mahasiswa-mahasiswi IPDN,” ucap Bupati Senin 21 November 2022.
Ia menuturkan, kehadiran IPDN ke Kabupaten Garut ini merupakan sebuah kehormatan karena mereka paham terhadap ilmu pemerintahan dimana hal ini relevan dengan apa yang menjadi visi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yaitu nawacita salah satunya adalah membangun dari pinggiran.
“Membangun dari pinggiran telah membawa kebaikan yang luar biasa bagi desa, mengalirnya dana desa yang tahun 2014 hanya sekitar 70 sampai 80 juta per desa, langsung mencapai 1 miliar dan sekarang Garut sudah menerima 500 miliar rupiah dari dana desa,” ujarnya.
Selain dana desa, imbuh Bupati, pemerintah daerah juga menggelontorkan alokasi dana desa sekitar 200 miliar rupiah sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh undang-undang, sehingga saat ini kurang lebih terdapat 700 miliar rupiah dana desa untuk 421 desa di Kabupaten Garut.
Baca Juga: Akibat Gempa Cianjur 6 KA Alami Keterlambatan, Ini Penjelasan PT KAI
Bupati berharap, para mahasiswa IPDN yang nantinya akan melakukan Bhakti Karya Praja di beberapa kecamatan di Kabupaten Garut bisa memberikan pendidikan yang baik bagi masyarakat, salah satunya terkait politik.
Empat kecamatan yang dijadikan lokasi Bhkati Karya Praja adalah Kecamatan Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Leles dan Kadungora.
Sementara itu, Rektor IPDN, Hadi Prabowo mengucapkan terimakasih kepada Bupati Garut, Rudy Gunawan beserta jajaran pemerintah daerah yang telah berkenan menerima dan menjadikan Kabupaten Garut sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Bhakti Karya Praja Angkatan XXX IPDN.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Camat Kadungora, Leles, dan Tarogong Kidul, Tarogong Kaler sebagai tempat lokasi bersama 51 desa di Kabupaten Garut. Dan hal ini telah merupakan kesepakatan kami untuk melakukan Bhakti Karya Praja di tahun 2022,” ucap Hadi Prabowo.
Ia mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanaan bersamaan dengan Kabupaten Sumedang, di mana seluruh mahasiswa Praja Utama ini berjumlah 1.628 mahasiswa, yang dibagi di dua, yakni Garut 483 praja yang berasal dari Fakultas Politik Pemerintahan. Dari 3 prodi, yaitu prodi Kebijakan Publik 159 praja, Manajemen Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat 162 praja, dan Politik Indonesia Terapan sebanyak 162 praja. (Alle M. Rizky) ***