Tampak sejumlah pengungsi banyak yang mengalami luka. Seorang ibu terlihat kepalanya dibalut perban dengan muka bengkak. Kemudian seorang bocah perempuan tak bisa jalan karena kedua kakinya tertimpa beton ketika gempa Senin lalu.
Melihat bocah itu mengalami luka paling parah di antara pengungsi lainnya, Dedi Mulyadi langsung membawa bocah tersebut ke rumah sakit di Purwakarta malam itu juga.
Ia memilih rumah sakit di Purwakarta karena rumah sakit di Cianjur dipastikan penuh bahkan over kapasitas karena jumlah korban gempa yang sangat banyak.
Baca Juga: Tangisan Haru Viviyan Dieye ketika Arab Saudi Menang 2-0 Viral
Kondisi memprihatinkan pengungsi pun terekam dalam unggahan Instagram @infocianjur tanggal 23 November 2022. Warga korban gempa di Kampung Bunikasih RT 5 RW 8, Desa Bunisari Kecamatan Warungkondang, tidur dengan menggunakan tenda darurat berupa karpet.
Karena hujan besar turun, maka kondisi di dalam tenda jadi becek sebab karpet memang tembus air.
Begitulah kondisi para pengungsi korban gempa Cianjur di tempat-tempat terpencil yang terekam hingga Rabu 23 November 2022 malam tadi.
Sementara itu mengutip data dari bnpb.go.id, hingga Rabu pukul 19.00 WIB tadi malam, jumlah pengungsi korban gempa Cianjur tercatat sebanyak 61.908 jiwa. Sedangkan korban meninggal sebanyak 271 jiwa, dan korban luka sebanyak tercatat 2.043 orang.***