VIEWJABAR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menetapkan gempa bumi Cianjur sebagai bencana daerah.
Sebanyak 11 orang masih dalam pencarian atau masih belum ditemukan akibat gempa bumi yang terjadi di Cianjur pada Senin 21 November 2022 lalu.
Proses pencarian terhadap korban gempa Cianjur yang masih belum ditemukan terus dilakukan oleh tim SAR Gabungan.
Bahkan proses pencarian terhadap 11 korban gempa bumi Cianjur diperpanjang selama 3 hari ke depan.
Hal itu ditegaskan oleh SAR Mission Coordinator yang juga Kepala Basarnas Jawa Barat, Jumaril berdasarkan hasil debriefing.
Artinya proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan masih akan berlangsung hingga Rabu 30 November 2022.
Hari ini Senin 28 November 2022 tim SAR gabungan akan melakukan proses pencarian terhadap 11 orang yang masih belum ditemukan.
Proses pencarian masih dilakukan di tiga lokasi yakni di Warung Sate Sinta, Desa Cijedil dan Ci wilayah Cicadas Desa Cijedil Kecamatan Cugenang Cianjur.
"Hari ini masih dilakukan proses pencarian terhadap 11 korban dengan 3 worksite seperti hari sebelumnya," tulis akun media sosial Basarnas Kabar Senin 28 November 2022.
Baca Juga: Arab Saudi Diterjang Banjir Bandang, Mobil Mewah Jadi Tumpukan Sampah
Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi Cianjur hingga Minggu 27 November 2022 tercatat sebanyak 321 orang dan dalam pencarian sebanyak 11 orang.
Sedangkan jumlah korban yang mengalami luka luka sebanyak 703 orang dan jumlah warga yang mengungsi sebanyak 73.693 orang.