VIEWJABAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut melakukan kerjasama dengan pihak ketiga tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup khususnya di wilayah perkotaan.
Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan Kepala DLH Garut, Jujun Juansyah dengan perwakilan pihak ke tiga, Direktur Utama PT Herlina Cipta Pratama Perusahaan Dodol Picnic Garut, Ato Hermanto yang berlangsung di Aula Hotel Cahaya Villa, Cipanas, Jumat 1 Desember 2022.
Jujun mengatakan, kerjasama tersebut sebagai tindak lanjut kegiatan sebelumnya, atau sebagai penajaman dan koordinasi teknis kemitraan pemerintah daerah, masyarakat, dan swasta dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Baca Juga: Innalillahi, Mantan Menteri Agraria Tata Ruang Ferry Mursydan Baldan Ditemukan Meninggal di Mobil
"Kami mengajak kepada masyarakat luas, untuk ikut peduli, sama sama menata lingkungan hidup, seperti penataan taman kota, hutan kota. Hari ini kami tandatangani kerjasama dengan salah seorang pengusaha, Pak Haji Ato . Beliau salah seorang warga garut yang peduli dengan lingkungan," ucapnya.
Menurut Jujun, ini langkah awal dan tidak menutup kemungkinan ke depan kerjasama ini akan dilakukan dengan berbagai pihak, artinya tak harus dengan pengusaha saja, namun bisa saja dengan pihak sekolah atau kelompok masyarakat lainnya.
Baca Juga: Profil Maula Akbar, Anak Sulung Dedi Mulyadi, Calon Bupati Purwakarta?
Sementara itu, pengusaha Dodol Picnic Garut, Ato Hermanto menyambut baik
dengan adanya ajakan pemerintah kepada para pengusaha untuk peduli terhadap lingkungan hidup di Garut, khususnya wilayah perkotaan.
"Kita usaha di Garut, mencari kehidupan di Garut makanya sudah waktunya peduli terhadap lingkungan yang ada di Garut. Misalnya di Garut banyak bunderan, taman taman. Mari kita bangun, benahi, bersihkan, tata dengan baik agar terlihat lebih cantik. Jangan hanya bisa menjelekan Garut saja," ujar Wakil Ketua PHRI Garut bidang promosi itu.
Baca Juga: Polisi Berhasil Mengungkap Kasus Tewasnya Warga Garut di Soreang Bandung, 6 Tersangka Diamankan
Atas dasar itu, Ato mengajak kepada semua pengusaha, baik perhotelan, kuliner, jasa, maupun pengusaha lainnya termasuk elemen masyarakat untuk peduli menata wilayah perkotaan Garut agar lebih cantik.
"Bisnis itu ada tiga, yakni peduli, simpati, empati. Potensi yang ada di Garut yakni pariwisata. Makanya kita harus peduli terhadap lingkungan. Mari kita sama-sama menata kota," ujar Ato yang peduli juga terhadap dunia olahraga di Garut ini. (Ale M Rizki)***