VIEWJABAR - Ibu dan kakek dari Agus Sujatno, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, diperiksa polisi untuk dimintai keterangan.
Selain ibu dan kakek, polisi pun memeriksa paman dari Agus Sujatno.
Terkait peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar yang dilakukan Agus Sujatno, polisi telah memeriksa sebanyak 18 saksi. Tiga di antaranya dari pihak keluarga pelaku, yaitu ibu, kakek dan pamannya tersebut.
"Sebanyak 18 saksi diperiksa, dari keluarga terdiri paman, ibu dan kakek, mereka dipanggil untuk dimintai keterangan," jelas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo.
Jenazah pelaku masih di rumah sakit
Sementara itu, jenazah Agus Sujatno hingga Kamis 8 Desember 2022 ini belum diserahkan ke pihak keluarga.
Jenazah Agus Sujatno alias Abu Muslim, masih berada di RS Bhayangkara Sartika Asih, Bandung, untuk kebutuhan identifikasi.
Untuk mengungkap peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar yang dilakukan Agus Sujatno, polisi memang masih melakukan beberapa penyelidikan, termasuk sederet indentifikasi terhadap jenazah pelaku.
Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, kepolisian masih melakukan serangkaian identifikasi terhadap jenazah Agus Sujatno.
"Jadi memang belum diserahkan kepada pihak keluarga sebab masih harus ada proses identifikasi," kata Ibrahim Tompo.
Bawa dua bom panci
Karo Penmas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, Agus Sujatno membawa dua bom panci ketika melakukan aksinya.