VIEWJABAR - Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, meresmikan Kampung Super Ecosystem eFishery (KASeF) di Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jabar, Rabu 14 Desember 2022.
Dalam kegiatan ini dilaksanakan penyerahan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari PLN bertajuk PLN Peduli, dengan memberikan bantuan kepada Kelompok Budidaya Ikan Jati Mandiri.
Bantuan tersebut berupa permodalan alat seperti kincir, aerotor, dan dinamo untuk bioflok.
Selain itu, diberikan juga bantuan berupa pemasangan internet iconnet untuk alat efeeder yang berfungsi untuk mengatur pemberian pakan secara otomatis melalui aplikasi eFishery.
Perlu diketahui, KASeF merupakan hasil kolaborasi antara Aplikasi eFishery dengan PLN Jabar Smile atau Smart Electric Green Lifestyle yang dirancang untuk mendukung ekosistem mandiri bagi pembudidaya ikan.
Wabup menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan KASeF di Desa Jati ini.
Ia berharap, KASeF di Desa Jati ini mampu menjadi sentral edukasi perikanan bagi masyarakat. Apalagi budidaya melalui sentuhan teknologi ini memiliki banyak kelebihan, salah satunya pemberian pakan akan sebanding dengan hasil berat ikan.
Baca Juga: Kasus Penyiksaan ART Siti Khotimah di Simprug, Ternyata Hanya Gegara Celana Dalam
"Jadi masyarakat ini kan memiliki kolam-kolan ukuranya tidak besar tapi ternyata bisa efektif bisa efisien, apalagi dengan sentuhan teknologi. Dan yang menarik adalah hasil dari pemberian makan secara digital ini ternyata sebanding, satu ton pakan jadi satu ton ikan, nah ini luar biasa sangat menarik," ujar Wabup.
Ia mengungkapkan, dengan adanya konsep budidaya modern ini, memelihara ikan bisa betul-betul menguntungkan. Sehingga wabup berharap konsep KASeF ini bisa dikembangkan di beberapa tempat lainnya di Kabupaten Garut.
Sementara itu, melansir dari siaran pers PT. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jabar, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Garut, Nurhidayanto Nugroho, menuturkan, bahwa PLN mendukung pemanfaatan listrik untuk mengembangkan budidaya perikanan di masyarakat.
"PLN memiliki program electrifiying agriculture dan marine, dengan menggunakan listrik dari PLN, kami berharap pertanian dan khususnya perikanan dapat lebih meningkat. Seperti di sini, listrik digunakan untuk mengoperasikan mesin feeder di kolam-kolam ikan. Besar harapan kami bisa turut serta mendukung terwujudnya Desa Wisata Jati berbasis budidaya ikan dan sentra kuliner ikan," terang Nugroho. (Alle M Rizky)***