daerah

Para Guru SMAN 4 Tasikmalaya Menangis Saat Dadah Ahmad Sofyan Bacakan Puisi Terakhir WS Rendra Ini Alasannya

Senin, 6 Februari 2023 | 19:35 WIB
Kepala SMAN 4 Tasikmalaya sebelumnya, Dadan Ahmad Sofyan foto bersama para guru usai memberikan bunga, mereka menangis haru. Foto / ViewJabar / Silmi Kaffatan /.

VIEWJABAR - Para Guru SMAN 4 Tasikmalaya menangis ketika mantan Kepala Sekolah SMAN 4 Tasikmalaya Dadan Ahmad Sofyan membacakan sebuah puisi.

Puisi yang dibacakan oleh Dadan Ahmad Sofyan adalah puisi terkahir yang ditulis oleh Sastrawan, WS Rendra yakni "Hidup ini seperti uap".

Ketika Dadan Ahmad Sofyan membacakan puisi tersebut, sontak saja, para guru SMAN 4 Tasikmalaya menangis haru.

Baca Juga: Wujud Mimpi Terkabul, Ina Reina: Ini Lingkungan Saya, Banyak PR Dibenahi, Apresiasi Kepala Sekolah Baru

Isak tangis para guru tidak terbendung saat bait bait puisi karya WS Rendra tersebut dibacakan oleh Dadan Ahmad Sofyan.

Itu terjadi karena puisi karya terkahir WS Rendra tersebut juga menjadi kata kata terakhir yang diucapkan oleh Dadan Ahmad Sofyan di SMAN 4 Tasikmalaya.

Sebait puisi yang dibacakan oleh Dadan Ahmad Sofyan karya Ws Rendra yang membuat para guru SMAN 4 Tasikmalaya sebagi berikut.

Baca Juga: Inggit Ganarsih Diusulkan Menjadi Pahlawan Nasional, Ini Kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Hidup itu seperti uap,
yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap!
Ketika orang memuji milikku,
aku berkata bahwa ini hanya titipan saja.

Bahwa mobilku adalah titipan-Nya,
Bahwa rumahku adalah titipan-Nya,
Bahwa hartaku adalah titipan-Nya,
Bahwa putra-putriku hanyalah titipan-Nya ...

Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
"Mengapa Dia menitipkannya kepadaku?"
"Untuk apa Dia menitipkan semuanya kepadaku?"

Dan kalau bukan milikku, apa yang seharusnya aku lakukan untuk milik-Nya ini?

Dadan Ahmad Sofyan membacakan puisi karya WS Rendra tersebut sampai tuntas pada saat pisah sambut kepala SMAN 4 Tasikmalaya Senin 6 Februari 2023.

Baca Juga: Dadan Sofyan Catut Syair WS Rendra, Pisah Sambut Kepala SMAN 4 Kota Tasik Hujan Rasa Haru dan Kesedihan

Halaman:

Tags

Terkini