VIEWJABAR - Bagi para pekerja, karyawan atau profesi lainnya masa kerja adalah aktivitas yang menjadi rutinitas keseharian.
Tapi bagaimana jika rutinitas itu sudah habis masa kerja atau dengan istilah pensiun dini.
Banyak diantara mereka yang sudah pensiunan atau pensiun dini mengalami perubahan pada kesehatan dirinya.
Baca Juga: Upaya Menjaga Ketahanan Pangan, Punduh Lampegan Tasikmalaya Motori Penanaman Pohon Jagung
Baik kondisi fisik, kesehatan atau hal lain yang dapat mempengaruhi pada prilaku kesehariannya.
Dalam Journal of Economic Behavior dan Organization menunjukan pensiun dini dapat mempercepat penurunan kognitif pada masa dewasa akhir.
Hal itu didasarkan dari program pensiun formal yang dipublikasikan China pada tahun 2009 di pedesaan negara itu.
Dengan maksud memerangi kemiskinan di usia tua, dan disebut oleh New Rural Pension Scheme ( NRPS).
Para peneliti mengamati para peserta program itu. Studi dan desain penelitian diarahkan guna mendeteksi efek kausal yang terjadi dari pensiun pada gangguan kognitif.
Hal itu seperti yang dilansir laman Fox News pada Senin 23 Januari 2023 dan dikutip dari PMJNews, dengan judul Studi: Pensiun Dini Percepatan Penurunan Kognitif, publish pada waktu dan hari yang sama.
Dalam tulisan itu disebutkan, peneliti menemukan peningkatan isolasi sosial sangat terkait dengan penurunan kognitif yang lebih cepat di kalangan orang tua.
Penelitian itu menemukan indikator penurunan kognitif yang paling signifikan adalah daya ingat yang tertunda.