Baca Juga: Gempa Turki, Erdogan Akui Ada Kendala Dalam Tanggap Darurat, 13,5 Juta Orang Terdampak
Selain itu serat pada tomat membuat kotoran yang terdapat pada usus terdorong keluar sehingga membantu mengurangi konstipasi atau sembelit.
4. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker
Tomat mengandung antioksidan yang baik untuk menghambat pertumbuhan dan penyebaran beberapa jenis kanker seperti kanker prostat, kanker paru-paru dan kanker lambung.
Tak hanya itu kandungan karotenoid, yaitu zat yang memberikan warna alami pada tomat dipercaya baik untuk menghambat penyebaran kanker, namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut.
Baca Juga: Info Gempa Terkini, BMKG Sebut Papua Guncang Kota Jayapura Magnitudo 4,7 Hari Ini
5. Untuk Penyembuhan Luka
Mengutip dari hHealthline, database departemen pertanian AS, satu cangkir tomat dengan berat 200 gram, mengandung sekitar 30 gram vitamin C.
Vitamin C dapat mendorong pertumbuhan jaringan sel baru yang dapat membantu memperbaiki luka dan mempercepat proses penyembuhan.
6. Mengatasi Penyakit Diabetes
Sebuah penelitian mengatakan bahwa pasien Diabetes Tipe-1 dan Diabetes tipe-2 yang mengonsumsi buah tomat mengalami penurunan kadar gula darah dan kadar lemak dalam tubuh.
Baca Juga: Gempa Bumi Turki, Presiden Erdogan Tetapkan 7 Hari Berkabung Nasional
Karena tomat merupakan makanan yang kaya akan serat, serta dapat menurunkan kadar gula darah dan lemak pada penderita diabetes tipe-1 dan tipe-2.
7. Meningkatkan Fungsi Otak
Kandungan antioksidan dan senyawa lainnya yang ada di dalam buah tomat dapat melindungi kesehatan dan fungsi otak.