nasional

BGN Diobrak-abrik, Kemenkeu Kini Kirim 'Mata-mata' Awasi SPPG di Daerah

Jumat, 3 Juli 2026 | 11:49 WIB
Menkeu Purbaya bicara soal pelaksanaan MBG di lapangan saat menjadi bintang tamu podcast Denny Sumargo. (YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo)

JAKARTA, ViewJabar.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah program unggulan Presiden Prabowo Subianto, sehingga tidak bisa dihapus.

Namun, Purbaya menyebut bahwa program tersebut akan terus dilakukan perbaikan dalam pelaksanaan di lapangan.

Ia juga mengakui bahwa program tersebut masih ada kekurangan, sehingga efisiensi pun dilakukan terhadap program di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut.

“MBG program unggulan Bapak Presiden, kita enggak bisa hapus. Tapi yang paling kita jalankan adalah membuat itu lebih efisien karena MBG itu juga program yang bagus sebetulnya,” Purbaya saat menjadi bintang tamu di podcast Denny Sumargo, dikutip pada Jumat, 3 Juli 2026.

Baca Juga: Polda Jabar Gelar Rekonstruksi Kasus Penyekapan YTR, Tersangka Taufik Hidayat Peragakan 21 Adegan

“Jadi, dengan itu, orang yang susah bisa terbantu. Hanya saja pelaksanaannya banyak bolongnya kemarin, sekarang sedang diperbaiki,” lanjutnya.

Menkeu Purbaya: Program Pertama Pasti Banyak Bolongnya

Purbaya juga menyebut perbaikan yang dilakukan dalam pelaksanaan MBG, salah satunya dengan efisiensi.

“Tadinya kita alokasikan Rp330 triliun, turun ke Rp270 triliun, nanti mungkin turun lagi ke level yang lebih rendah lagi dari itu. Jadi, akan dilakukan efisiensi yang besar-besaran, itu perintah Bapak Presiden,” ucap Purbaya.

“Enggak usah takut. Program pertama pasti banyak bolongnya. Dulu juga yang berani datang ke BGN cuma saya, yang lain enggak berani, Itu pun ketika saya datang ke sana, pada ribut,” tambahnya.

‘Mata-mata’ Kemenkeu Awasi SPPG

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa pengawasan juga dilakukan kepada setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk MBG.

“Sekarang saya buat di daerah-daerah DJPb, untuk perbendaharaan negara, untuk mengawasi SPPG secara reguler,” ungkap Purbaya.

“Nanti, mereka laporan ke saya dan yang jelek-jelek saya laporkan ke BGN untuk diambil tindakan. Nah, kalau saat seperti itu tidak diambil tindakan, baru saya bisa potong anggarannya,” jelasnya.

Purbaya, menegaskan bahwa program MBG masih baru, sehingga masih memiliki kelemahan untuk selanjutnya diperbaiki.

Halaman:

Tags

Terkini

Catat Ini Waktu Puasa 2024 Kapan, Simak di Sini

Sabtu, 2 Maret 2024 | 05:53 WIB