BRI Jadi Andalan Pemerintah dalam Percepatan Hunian Layak Lewat KUR Perumahan

photo author
Astriyani., View Jabar
- Selasa, 28 Juli 2026 | 22:58 WIB
BRI Lampaui Target KUR Perumahan, Salurkan Rp10,6 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah. (dok. BRI)
BRI Lampaui Target KUR Perumahan, Salurkan Rp10,6 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah. (dok. BRI)

JAKARTA, ViewJabar.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan kinerja positif dalam mendukung program penyediaan hunian nasional. Hingga Juli 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan BRI telah melampaui target jumlah unit yang ditetapkan pemerintah dalam Program 3 Juta Rumah.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan, realisasi KUR Perumahan BRI hingga Juli 2026 mencapai Rp10,6 triliun atau sekitar 88,3 persen dari target penyaluran sebesar Rp12 triliun.

Dari sisi jumlah penerima, penyaluran tersebut telah mencapai 77.592 unit, atau sekitar 167 persen dari target awal pemerintah sebanyak 46.230 unit.

Capaian tersebut disampaikan Hery saat bertemu dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta, Selasa (21/7).

"Untuk KUR Perumahan sendiri, pencapaian BRI sudah mendekati 89 persen. Karena itu target ke depan juga akan ditingkatkan," ujar Hery.

Selain menggenjot KUR Perumahan, BRI juga terus mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hingga 20 Juli 2026, BRI telah menyalurkan FLPP sebanyak 19.075 unit.

Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi terhadap capaian BRI yang dinilai menjadi bank dengan kontribusi terbesar dalam penyaluran KUR Perumahan. Menurutnya, kinerja BRI menjadi yang tertinggi dibandingkan lembaga perbankan lainnya.

“Capaian yang paling tinggi dari semua KUR adalah KUR Perumahan. Dan KUR Perumahan yang paling tinggi itu adalah pencapaian kinerja Bank BRI,” kata Maruarar.

Dalam Program 3 Juta Rumah, BRI memang memiliki peran strategis. Dari target nasional KUR Perumahan sebanyak 88.535 unit dengan plafon Rp50 triliun, BRI mendapat porsi pembiayaan sebesar 46.230 unit atau sekitar 52,2 persen dari target nasional.

Sementara dari sisi plafon, kontribusi BRI mencapai 24 persen dari total target nasional.

Tidak hanya melalui KUR Perumahan, BRI juga mendapat mandat besar dalam keseluruhan program pembiayaan hunian nasional.

Dari target nasional sebanyak 430.535 unit, BRI dipercaya menyalurkan pembiayaan untuk 148.535 unit atau sekitar 34,5 persen.

Hery memastikan BRI akan terus mengejar target penyaluran hingga akhir tahun. Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap KUR Perumahan tidak lepas dari skema subsidi yang membuat bunga kredit lebih terjangkau.

“KUR Perumahan adalah program bersubsidi. Pricing atau bunga yang diberikan kepada nasabah hanya 6 persen per tahun atau sekitar 0,5 persen per bulan. Karena itu, cicilannya masih sangat terjangkau,” jelas Hery.

Dengan capaian tersebut, BRI menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau, sekaligus mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah sebagai salah satu agenda prioritas nasional.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Astriyani.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X