News

Harga Telur Anjlok, Peternak DIY Malah Bagi-bagi 1.600 Ayam Gratis ke Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:53 WIB
Menyoroti aksi protes peternak ayam di Yogyakarta ihwal anjloknya harga telur hingga tingginya biaya pakan. (Instagram.com/@dprd_diy)

YOGYAKARTA, ViewJabar.com — Aksi tak biasa dilakukan rombongan peternak ayam petelur di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sebanyak 1.600 ayam petelur afkir dibagikan gratis kepada masyarakat di kawasan Malioboro sebagai bentuk protes atas anjloknya harga telur dan ayam afkir.

Aksi tersebut ramai menjadi sorotan setelah videonya beredar di media sosial. Dalam unggahan Instagram @dprd_diy pada Selasa, 11 Agustus 2026, terlihat warga, pengendara sepeda motor hingga penumpang TransJogja ikut menerima ayam yang dibagikan dari mobil pikap.

Sebelumnya, para peternak dari Bantul, Sleman, Gunungkidul, dan Kulon Progo berkumpul di halaman Kantor DPRD DIY pada Senin, 10 Agustus 2026 sekitar pukul 08.37 WIB.

Mereka membawa sejumlah mobil pikap yang mengangkut ribuan ayam petelur untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat di kawasan Malioboro.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi usaha peternakan yang dinilai semakin tertekan. Harga telur disebut anjlok, harga ayam afkir ikut turun, sementara biaya pakan masih tinggi.

Dalam audiensi di DPRD DIY, peternak juga menyampaikan persoalan over supply yang membuat keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar terganggu.

Disebut sebagai Bentuk Sedekah

Koordinator Peternak Ayam Petelur DIY, Andry Patra, mengatakan pembagian ayam tersebut dilakukan sebagai bentuk sedekah kepada masyarakat sekaligus simbol keresahan para peternak.

Menurutnya, ayam yang dibagikan sudah memasuki masa afkir. Populasi ayam yang terlalu tinggi juga membuat peternak harus segera melakukan pengurangan populasi.

Andry menyebut harga ayam saat ini berada di kisaran Rp13.000 per kilogram sehingga peternak berada dalam kondisi sulit.

Ia menegaskan, jumlah 1.600 ayam yang dibagikan sebenarnya tidak sebanding dengan persoalan yang dihadapi para peternak.

Aksi tersebut diharapkan dapat membuka mata publik bahwa peternak saat ini sedang menghadapi tekanan ekonomi dan kerugian yang cukup besar.

Harga Telur Disebut Tak Stabil Selama Tiga Bulan

Andry mengatakan harga telur telah mengalami ketidakstabilan selama kurang lebih tiga bulan.

Saat ini, harga telur disebut berada di kisaran Rp22.000 per kilogram. Sementara harga yang dinilai ideal bagi peternak berada di kisaran Rp24.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Halaman:

Tags

Terkini