Penerapan Video Assistant Referee (VAR) di Kompetisi Liga Indonesia, PSSI Menilai Sumber Daya Wasit di Indonesia Belum Siap

photo author
Miftah Hadi Sopyan, View Jabar
- Selasa, 21 November 2023 | 08:56 WIB
Peserta Program Pelatihan Video Assistant Referee (VAR) Memperhatikan dengan Seksama Pemaparan Materi, Selasa (18/07/2023) (Antaranews.com)
Peserta Program Pelatihan Video Assistant Referee (VAR) Memperhatikan dengan Seksama Pemaparan Materi, Selasa (18/07/2023) (Antaranews.com)

VIEWJABAR - Penerapan Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi Liga Indonesia dinilai Anggota Komite Wasit PSSI, Jimmy Naptupulu cukup sulit dikarenakan sumber daya wasit di Indonesia belum siap.

Dirinya menyebut, wasit-wasit di Liga 1 dan Liga 2 baru mengikuti dua kali pelatian VAR dan masih dalam bentuk pemaparan materi teknis di dalam ruangan.

“Kalu VAR tetap digunakan di tahun depan, tidak mungkin itu semua dari Indonesia pasti dibantu wasit dari negara lain,“ tuturnya.

Baca Juga: Konsumsi Nasi Merah Dicampur Nasi Putih Sangat Tidak Disarankan, Simak Faktanya!

Namun, dirinya tetap berharap penggunaan VAR bisa segera diterapkan dan sesuai dengan target PT LIB yakni pada pekan ke-24 Liga 1 Februari 2024.

“VAR memang sulit dan sumber daya manusia kita harus siap karena mereka harus paham Law of The Game secara mantap serta penggunaan alat ini,“ jelasnya.

Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga Indonesia menargetkan penggunaan VAR pada pekan ke-24 Liga 1 Indonesia sehingga membantu wasit memimpin pertandingan kompetisi sepakbola tertinggi di Indonesia tersebut.

Baca Juga: Kondisi Tim PERSIB Dinilai Melebihi Ekspektasi, Goran Paulic: Saya Siap Bantu Tim Ini Meraih Prestasi Terbaik!

“Targetnya seluruh stadion tim Liga 1 sudah memiliki fasilitas tersebut pada akhir Februari 2024,“ ucap Direktur Operasional PT LIB Asep Saputra.

Asep menjelaskan, persiapan sudah masuk pada tahap ketiga yakni pelatihan terhadap Petugas Reply Operator yang berlangsung sejak tanggal 13 hingga 20 November 2023.

“Kita memilih mereka dengan beragam latar belakang mulai dari wasit, profesional di bidang broadcast hingga ahli informasi dan teknologi,“ pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Miftah Hadi Sopyan

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X