VIEWJABAR - Sekolah Sepak Bola Pamong Praja (SSB PP) Garut, Jawa Barat, akhirnya lolos ke final kelas midle turnamen Dream Come True (DCT) Seri Internasional usai memenangkan dua pertandingan di lapang sepakbola Renon Denpasar Bali, Senin 12 Desember 2022.
Berdasarkan keterangan tertulis (rilis), pertandingan pertama SSB PP menang atas tuan rumah SSB Bhayangkara Bali dengan skor akhir 1-0. Gol semata wayang ini berhasil dilesakkan Nugi pada 5 menit jelang akhir pertandingan babak pertama.
Pada pertandingan kedua yang dimainkan pada pukul 13.00 SSB PP kembali memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 atas JBS Solo. Gol dicetak M. Rizziq pada awal babak kedua. Gol ini bertahan hingga akhir pertandingan.
Baca Juga: Sekda Garut Tandatangani MoU dengan Rutgers dan Semak untuk Lindungi Anak dan Perempuan
Sebelumnya anak anak JBS Solo berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0. Namun saat melawan SSB PP Garut para pemain JBS Solo tak bisa mengembangkan permainan karena pemain depan mereka selalu mendapatkan pengawalan ketat dari pemain belakang PP yang dikomandoi M. Rizziq.
"Siapapun calon lawan kita di final besok, para pemain bertekad untuk jadi juara. Kami akan menerapkan strategi sama seperti melawan JBS Solo dengan mematikan pemain depan lawan," ujar Pelatih SSB PP Garut, Ivan Kurniawan.
Baca Juga: Target Bulan Dana PMI Kabupaten Garut Rp 750 Juta yang Terealisasi Rp 638 Juta
Sementara itu, Penasihat SSB PP Garut Suherman langsung memberikan bonus kepada para pemain atas keberhasilan timnya lolos ke final.
"Bapak ucapkan terima kasih, kalian bermain luar biasa, yakin kalau kemarin kalian lengkap, pasti semua pertandingan akan kalian menangkan. Ya sudah selamat, mudah mudaha di final ada rejekinya kalian menang," kata Suherman yang mantan Asda 1 Garut itu.
Ia menyebutkan, dirinya merasa yakin kalau anak anak SSB PP Garut akan juara.
"Saya berharap anak-anak bisa bermain lepas seperti pada dua pertandingan sebelumnya dan kondisinya semua sehat. Doakan saja dari masyarakat Garut," ujar Suherman, yang juga mantan pemain sepak bola SMAM Garut tahun 80 an itu. (Alle M Rizki)***
Artikel Terkait
Wali Kota Blitar Santoso, Korban Penyekapan dan Perampokan, Awalnya Guru SMEA dan Penilik
Polisi Ungkap Ciri-ciri Pelaku Perampokan Wali Kota Blitar, di Antaranya Menggunakan Mobil Innova Plat Merah
Halmahera Barat Digetarkan Guncangan Gempa Hari Ini Senin 12 Desember 2022, Magnitudo 4,5
Jadwal Sholat Kota Bandung Hari Ini Selasa 13 Desember 2022, Waktu Isya jadi 19:16 WIB
dr Zaidul Akbar Ungkap Manfaat Berjemur Untuk Kesehatan, Memperbanyak Bakteri Baik Pada Tubuh
Target Bulan Dana PMI Kabupaten Garut Rp 750 Juta yang Terealisasi Rp 638 Juta
Sekda Garut Tandatangani MoU dengan Rutgers dan Semak untuk Lindungi Anak dan Perempuan