SSB PP Garut Juara 2 Kelas Midle DCT Seri Internasional di Bali

photo author
Lina Herlina, View Jabar
- Selasa, 13 Desember 2022 | 21:12 WIB
Tim SSB PP kabupaten Garut menjadi juara kedua dalam turnamen internasional di Bali (Viewjabar/Ale M Rizki)
Tim SSB PP kabupaten Garut menjadi juara kedua dalam turnamen internasional di Bali (Viewjabar/Ale M Rizki)

VIEWJABAR - Tim Sekolah Sepak Bola Pamong Praja (SSB PP) Kabupaten Garut, Jawa Barat harus puas finish sebagai Juara ke 2 di kelas midle setelah dikalahkan SSB ZA FC Batam 3-2.

Kekalahan tim SSB PP Kabupaten Garut terjadi melalui drama adu penalti setelah pertandingan dalam waktu normal kedua tim berbagi angka 0-0.

Dalam drama adu penalti, dari 3 penendang dari masing masing tim, SSB Garut hanya berhasil memasukan 1 gol. Kemudian ditambah lagi dua penendang dari masing masing tim, skor berubah menjadi 2-2.

Akhirnya wasit yang memimpin pertandingan memutuskan Tos untuk mengakhiri drama adu penalti ini.

Sebetulnya anak-anak Garut menguasai pertandingan dari awal babak pertama hingga berakhirnya pertandingan.

Baca Juga: Peluang Usaha Anti Bangkrut, Hanya 3 Bungkus Pop Ice Jadi 50 Es Lilin, Simak Cara Membuat

Banyak peluang yang tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol akibat kurang tenangnya para pemain depan SSB PP dan hebatnya penjaga gawang ZA FC juga yang tampil gemilang.

Tos atau centring dalam istilah Sunda dimenangkan oleh SSB PP dan berhak memilih alternatif menjadi penendang, atau penjaga gawang.

Kapten tim PP, Zein memutuskan mengambil alternatif penendang, sedangkan ZA FC harus menerima sebagai penjaga gawang.

Baca Juga: Wali Kota Blitar Ceritakan Momen ketika Disekap Perampok, Sidik Jari Para Pelaku Ditemukan di TKP

Bertindak sebagai algojo SSB PP adalah Diva, sayangnya tendangan Diva mampu digagalkan penjaga gawang ZA FC, sehingga tim dari Batam ini dinyatakan sebagai pemenang dengan skor akhir 2-3 untuk ZA FC Batam.

Penasihat SSB PP, Suherman, mengaku bangga atas perjuangan anak anak Garut ini.

Baca Juga: Bawaslu Garut Ajak Wartawan Sosialisasi Pengawasan Berita Bohong

"Ya mau bagaimana lagi kalau sudah penaltian, jangankan anak usia dini, pemain dunia saja banyak yang gagal. Sudahlah saya berterima kasih kepada para pemain, pelatih, orang tua dan seluruh masyarakat Garut atas doanya, juga Bapak Bupati dan Pemkab Garut yang sudah mendukung perjuangan anak anak Garut. Semoga segala kebaikannya dibalas oleh Alloh SWT," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lalan Tresna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X