unik

Ternyata, di Indonesia Masih Banyak Sesar Aktif yang Belum Dipetakan, Ini Saran Ahli Gempa dan Tsunami

Jumat, 23 Desember 2022 | 20:45 WIB
hancur, kondisi salah satu titik di Cianjur yang diguncang gempa bumi, di Indonesia masih banyak sesar aktif yang belum dipetakan foto / Instagram / pemkabcjr /. ( Instagram / pemkabcjr )

Juga memperkirakan besar dari kekuatan gempa bumi yang dihasilkan oleh sesar aktif, siklus perulangan gempa juga bisa diketahui.

Baca Juga: Bupati Garut Buka Festival Kuliner Fedas, Ketua TP PKK Cicipi Sajian Pedas

Apakah siklusnya puluhan tahun, ratusan tahun atau juga ribuan tahun. Dan dengan informasi tersebut maka mitigasi bencana bisa disiapkan secara baik.

Denny Hilman menyebutkan, gempa bumi Cianjur dengan magnitudo 5,6, terjadi pada sesar aktif yang belum dipetakan sebelumnya.

Meski demikian gempa Cianjur juga bukan gempa yang pertama kali terjadi, tetapi sebelumnya pada 143 tahun lalu jiga terjsdi gempa bumi yang merusak.

Baca Juga: Tokoh Tasikmalaya, HN Suryana Sebut Pemilu 2024 Harus Jalan, Kalau Ditunda Bahaya

Bahkan gempa bumi pada tahun 1879 atau 143 tahun lalu lebih besar dari gempa bumi Cianjur yang terjadi pada 21 November 2022 lalu.

Denny Hilman menyebutkan lokasi kerusakan gempa pada tahun 1879 sama dengan kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pada tahun 2022 ini.

Hanya saja gempa yang terjadi pada tahun 1879 terjadi pada segmen sesar atau jalur sesar yang sama, atau tidak ini kata Denny Hilman harus ada penelitian lanjutan.

Baca Juga: Kata Mending Syekh Ali Jaber Amalan Ringan Ini Bisa Menghapus Dosa dan Meninggal Husnul Khatimah

"Artinya kita belum tahu juga apakah gempa yang terjadi sekarang ini tahun 2022 adalah gempa perulangan dari 1879 jadi kita belum bisa bilang," kata Denny Hilman.

Kata Denny Hilman masih banyak analisis yang harus dilakukan untuk memahami karakteristik gempa bumi Cianjur, termasuk juga peta lidarnya.

Jadi kata Denny Hilman untuk mengetahui hal tersebut, survei geofisika bawah permukaan akan dilakukan untuk melihat panjang jalur sesar.

Juga penelitian dilakukan untuk mengetahui sejarah gempa, periode waktu ulang gempa dan kecepatan gesernya.***

Halaman:

Tags

Terkini

Ada Apa di Pulau Kunti? Simak Penjelasannya di Sini

Minggu, 11 Februari 2024 | 07:46 WIB