Jelang Idul Adha Pengrajin Golok di Cigalontang Tasikmalaya,Marema

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Kamis, 22 Juni 2023 | 08:28 WIB
Pengrajin golok di wilayah Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan banyak pesanan alias marema menjelang hari raya Idul Adha. Foto / ViewJabar / Fakhira/.
Pengrajin golok di wilayah Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan banyak pesanan alias marema menjelang hari raya Idul Adha. Foto / ViewJabar / Fakhira/.

VIEWJABAR - Pengrajin golok di wilayah Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya kebanjiran pesanan alias marema menjelang hari raya Idul Adha atau Idul Qurban

Banyak warga yang memesan golok dan pisau untuk digunakan mengalah daging hewan Qurban pada hari raya Idul Adha tahun ini. 

Meningkatnya penjualan hewan Qurban menjelang tibanya hari raya  Qurban atau Idul Adha, ternyata berdampak juga pada pengrajin pandai besi yang biasa membuat golok pisau, cangkul arit dan yang lainnya.

Baca Juga: Motor Bendahara DKM Mesjid Besar Singaparna Hilang Di Curi, Pelaku Terekam CCTV Warga

Selama dua pekan ini, jumlah penjualan barang barang seperti golok dan pisau ada peningkatan hampir 40 persen dari bulan bulan biasa.

Hal tersebut tak bisa di pungkiri karena, umumnya pada lebaran Idul Adha peralatan peralatan seperti golok dan pisau, sangat di butuhkan masyarakat.

Hal itu dirasakan oleh pengrajin golok yang ada di wilayah Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya, dimana pesanan goloknya meningkat tajam.

Baca Juga: Seorang Siswi SMP di Tasikmalaya Jadi Korban Rudapaksa, 2 Pelaku Diamankan

"Kalau menjelang hari raya Qurban memang suka ada peningkatan jumlah penjualan" kata Hapidin, pengrajin golok saat di desa Lengkongjaya Cigalontang.

Hanya saja, peningkatan jumlah pesanan tersebut kata Hapidin biasanya hanya pada barang barang tertentu saja.

"Yang paling laku pada bulan ini sekarang hanya golok sama pisau saja, sedangkan jenis barang barang yang lainnya biasa biasa saja" katanya.

Baca Juga: Jangan Qurban Hewan Seperti Ini pada Idul Adha, Bahaya, Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Sedangkan mengenai harga jual, sekalipun ada peningkatan jumlah penjualan, namun kenaikan harga tak terlalu signifikan.

Kalau masalah harga, kami rasa biasa saja, normatif" katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Apa di Pulau Kunti? Simak Penjelasannya di Sini

Minggu, 11 Februari 2024 | 07:46 WIB
X