Di Cigadog Tasikmalaya, Pancuran Air di Atas Kolam Sulit Dihilangkan, Ini Alasannya

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Senin, 10 April 2023 | 09:44 WIB
Pancuran air di atas kolam di desa Cigadog Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya sulit untuk dihilangkan ini alasannya. Foto / ViewJabar / Fakhira/.
Pancuran air di atas kolam di desa Cigadog Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya sulit untuk dihilangkan ini alasannya. Foto / ViewJabar / Fakhira/.

VIEWJABAR -  Pihak pemerintah daerah terutama bidang kesehatan sudah melarang adanya pancuran air di atas kolam milik warga.

Adanya pancuran air di atas kolam tersebut biasa dimanfaatkan warga untuk mencuci, mandi dan bahkan untuk buang air besar juga.

Di Desa Cigadog Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya pancuran air di atas kolam memang sulit dihilangkan, dan ini alasannya.

Baca Juga: Inilah Keistimewaan Malam Lailatul Qadar yang Jarang Diketahui, Semua Malaikat Turun Memadati Bumi

Sebenarnya pancuran air di atas kolam ikan memiliki dampak yang kurang baik pada kesehatan masyarakat itu sendiri.

Tetapi pada kenyataanya masih saja ada masyarakat yang justru seringkali menggunakan pancuran air di atas kolam ini untuk mencuci, mandi dan bahkan buang air besar.

Seperti halnya yang terjadi di kampung Desa Cigadog Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya banyak warga yang masih menggunakan pancuran air di atas kolam.

Baca Juga: Truk Bermuatan Kayu Gelondongan Masuk Jurang di Cibalong Tasikmalaya, Sopir Meninggal Terjepit Kemudi

Hampir di setiap kolam milik warga pasti saja terlihat ada saung kecil yang berfungsi untuk mandi nyuci dan juga untuk buang air besar.

"Bagi masyarakat di sini mah kalau tidak memilki pancuran kolam teh, rasanya belum lengkap," kata ketua RT 08 Desa Cigadog, Hendi belum lama ini.

Kata Hendi, masyarakat Cigadog sudah sejak dulu jika mandi, mencuci dan juga buang air besar memanfaatkan pancuran air di atas kolam.

Baca Juga: Bos Makanan Ringan di Tasikmalaya Ini Nekad Curi Motor Teman Sendiri, Ternyata Ini Alasannya

"Masyarakat di sini mah, memang sudah sejak dulu kalau mandi, mencuci dan buang air besar teh di pancuran yang berada di atas kolam." kata Hendi.

Keberadaan pancuran atuh saung kecil yang umumnya terbuat dari bambu tersebut, menurut warga karena memang banyak manfaatnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Apa di Pulau Kunti? Simak Penjelasannya di Sini

Minggu, 11 Februari 2024 | 07:46 WIB
X