Bos Makanan Ringan di Tasikmalaya Ini Nekad Curi Motor Teman Sendiri, Ternyata Ini Alasannya

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Sabtu, 8 April 2023 | 13:59 WIB
Pelaku Curanmor di Tasikmalaya ini ternyata seorang bos makanan ringan, dia Nekad mencuri motor temannya sendiri ini alasannya. Foto / ViewJabar / Fakhira /.
Pelaku Curanmor di Tasikmalaya ini ternyata seorang bos makanan ringan, dia Nekad mencuri motor temannya sendiri ini alasannya. Foto / ViewJabar / Fakhira /.

VIEWJABAR - Pelaku pencurian Kendaraan bermotor atau Curanmor yang berhasil ditangkap Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya ternyata ada seorang bos makan ringan.

Pihak Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya belakangan ini berhasil menangkap sembilan orang pelaku pencurian Kendaraan bermotor atau Curanmor.

Dan ternyata bos makanan ringan di Tasikmalaya ini Nekad mencuri motor milik teman dekatnya sendiri sejak masih kecil dan ini alasan kenapa dia Nekad mencuri.

Baca Juga: Enam Kelompok Curanmor yang Beraksi di Wilayah Polres Tasikmalaya Ditangkap, Ini Komplotannya

Ada 9 pelaku pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor yang tergabung dalam beberapa kelompok yang melakukan aksi pencurian di wilayah Tasikmalaya.

Yang menarik dari sembilan orang pelaku Curanmor tersebut, diantara adalah Ars warga Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan keterangan warga Ars ternyata merupakan seorang Bos yang memiliki perusahan Makana ringan dengan merk Morning.

Baca Juga: Hebat, Ronda Malam di Sodonghilir Berhasil Amanakan Pelaku Pencurian Kerbau, Begini Caranya

"Iya dia itu Bos perusahan makanan ringan Morning pak, karyawannya juga banyak" kata Agus korban pencurian motor.

Agus sendiri merupakan korban dari kasus pencurian motor Curanmor yang dilakukan Ars, saat berbincang di Mapolres Tasikmalaya baru baru ini.

Agus menceritakan awal hilangnya motor NMAX miliknya tersebut. Ketika itu, motor tersebut di pinjam oleh Ars, yang merupakan teman baiknya sejak kecil.

Baca Juga: Bagi Warga Cigadog, Kolang-kaling Membawa Berkah di Bulan Ramadhan Ini

"Waktu itu motor saya dipinjam, setelah itu selang tiga hari, dia ngajak saya main futsal, pada saat sedang main futsal, waktu mau pulang motor sudah tidak ada, lalu saya lapor ke polisi" kata Agus.

Sepekan dari kejadian tersebut Ars menelpon Agus agar menjual STNK dan BPKB motor yang hilang tersebut kepadanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Apa di Pulau Kunti? Simak Penjelasannya di Sini

Minggu, 11 Februari 2024 | 07:46 WIB
X