Pisang Ranggap Oleh Oleh Khas Wisata Cipanas Galunggung Tasikmalaya yang Langka dan Berkhasiat

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Minggu, 14 Mei 2023 | 13:56 WIB
Pisang Ranggap merupakan pisang khas obyek wisata Cipanas Galunggung Kabupaten Tasikmalaya yang berkhasiat dan langka. Foto / ViewJabar / Fakhira /.
Pisang Ranggap merupakan pisang khas obyek wisata Cipanas Galunggung Kabupaten Tasikmalaya yang berkhasiat dan langka. Foto / ViewJabar / Fakhira /.

VIEWJABAR -Bagi masyarakat yang pernah berwisata ke objek wisata Cipanas Galunggung Tasikmalaya pasti melihat ada pisang Ranggap.

Pisang Ranggap ini merupakan buah pisang sebagai oleh oleh khas Wisata Cipanas Galunggung Kabupaten Tasikmalaya.

Ukuran Pisang Ranggap ini cukup besar beda dengan jenis pisang lainnya dan termasuk jenis pisang langka.

Baca Juga: Minat Kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir, Kemenag Berikan Kesempatan, Ini Ketentuannya

Pisang Ranggap ini ukurannya jumbo dan biasanya terlihat di warung warung yang berjejer di sepanjang jalur wisata Cipanas Galunggung.

Salah satunya ada di warung milik Bu Entik yang ada di kawasan obyek wisata Cipanas Galunggung Kabupaten Tasikmalaya.

Selain berbagi aneka makanan, di warung milik Bu Eutik tersebut juga terlihat ada tumpukan pisang yang ukurannya besar besar.

Baca Juga: Cara Kirim Bahan Material Bangunan yang Aman untuk Area Jabar

"Silahkan pak, ini Pisang Rangga, harganya 5000 per buah" kata Entik menawarkan pisang pisangnya.

Pisang Ranggap tersebut kata Bu Entik merupakan pisang khas objek wisata Cipanas Galunggung Kabupaten Tasikmalaya.

Tidak heran jika ada ungkapan belum lengkap rasanya jika berwisata ke Obyek wisata Cipanas Galunggung tidak membeli pisang Ranggap.

Baca Juga: Liburan Telah Selesai, Inilah Penyakit yang Bisa Menghampiri dan Cara Mengatasinya

Bahkan dari awal dulu, sebelum ada pedagang berbagai makanan seperti sekarang, masyarakat di Cipanas Galunggung awalnya banyak yang menjual pisang Ranggap.

Pisang Ranggap yang ada di objek wisata Cipanas Galunggung tersebut, kata Bu Entik merupakan hasil pertanian masyarakat yang berada di sekitar objek wisata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Apa di Pulau Kunti? Simak Penjelasannya di Sini

Minggu, 11 Februari 2024 | 07:46 WIB
X