Karena hal tersebut, tidak heran jika di setiap kolam warga pasti ada pancuran air yang selalu dimanfaatkan oleh warga untuk mandi, dan juga buang air besar.
Baca Juga: Bagi Warga Cigadog, Kolang-kaling Membawa Berkah di Bulan Ramadhan Ini
"Kalau manfaatnya banyak, selain airnya bisa untuk mandi, juga kalau nyuci piring sisa sisa makan itu bisa di buang langsung ke kolam dan di makan ikan ikan yang berada di kolam tersebut" kata Hendi lagi.
Mengenainya Adanya larangan dari pihak pemerintah, Hendi mengatakan pihaknya sudah sering menyampaikan hal tersebut kepada warga.
"Saya juga sering menyampaikan kepada masyarakat, bahkan dari petugas kesehatannya pun pernah datang langsung bertemu masyarakat," kata Hendi.
Baca Juga: Jalan Raya Singaparna Sariwangi Sudah Lama Dibiarkan Rusak, Arif Rahman Katakan Ini
Tetapi, pancuran air di atas kolam bagi warga sudah menjadi tradisi dan tidak sangat sulit untuk dihilangkan begitu saja.
"Bagi masyarakat di sini sudah menganggap bahwa pancuran tersebut sudah menjadi tradisi, makanya sangat sulit sekali dihilangkan," kata Hendi.
Masyarakat Cigadog Kabupaten Tasikmalaya sudah merasa nyaman dengan adanya pancuran air di atas kolam, sehingga sulit untuk dihilangkan. (Fakhira). ***
Artikel Terkait
Jalan Raya Singaparna Sariwangi Sudah Lama Dibiarkan Rusak, Arif Rahman Katakan Ini
Jelang Detik Detik Ramadhan Berakhir, Ini Nyata
Bagi Warga Cigadog, Kolang-kaling Membawa Berkah di Bulan Ramadhan Ini
Hebat, Ronda Malam di Sodonghilir Berhasil Amanakan Pelaku Pencurian Kerbau, Begini Caranya
Enam Kelompok Curanmor yang Beraksi di Wilayah Polres Tasikmalaya Ditangkap, Ini Komplotannya
Bos Makanan Ringan di Tasikmalaya Ini Nekad Curi Motor Teman Sendiri, Ternyata Ini Alasannya
Truk Bermuatan Kayu Gelondongan Masuk Jurang di Cibalong Tasikmalaya, Sopir Meninggal Terjepit Kemudi
Inilah Keistimewaan Malam Lailatul Qadar yang Jarang Diketahui, Semua Malaikat Turun Memadati Bumi
Inilah Amalan Utama 10 Malam Terakhir Ramadhan, Nilainya Sama Dengan Ibadah 83 Tahun