Soekarno menyebutkan jika petani ini sebagai tiang bangsa dan sebagai penyangga perekonomian bangsa Indonesia, karena pada saat itu 70 persen warga Indonesia adalah petani.
Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Jahe Merah Untuk Kesehatan, yang Ingin Punya Anak Simak Baik Baik
Namun ternyata sebelum Soekarno mengeluarkan akronim petani yang berasal dari penyangga tatanan negara Indonesia, kata petani muncul dalam bahasa Sanskerta.
Kata petani dalam bahasa Sanskerta berasal dari kata tani yang memiliki makna tanah yang ditanami.
Kemudian kata tani atau tanah yang ditandai dalam bahasa Sanskerta tersebut mendapat imbuhan atau awalan pe yang menunjukkan kata subjek.
Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Kopi Untuk Kesehatan, Mencegah Kanker Kulit, Otak Jadi Cerdas
Jadi kata tani yang awalnya benda dalam bahasa Sanskerta ditambah awalan pe di depan menjadi petani menjadi kata subjek jadi orang yang menanam di tanah.
Jadi kata petani merupakan orang yang menanam di tanah sama halnya pelaut yang berasal dari kata laut ketika di tambah kata pe jadi orang yang bekerja di laut.
Kata petani sendiri sudah muncul dalam bahas Sanskerta jauh sebelum Soekarno membuat akronim petani dari kependekan penyangga tatanan negara Indonesia.***