Menurutnya, sekarang ini ada sekitar 200 orang pembatik aktif di Kabupaten Garut. Dari jumlah itu, sebanyak 56 orang mendapat penghargaan berupa sertifikat akreditasi sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan keahlian mereka dalam menghasilkan karya-karya batik berkualitas tinggi.
Salah satu pembatik garutan yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah Enong (73).
Ia mengaku telah aktif membatik sejak usia 30 tahunan. Ia sempat berhenti selama satu tahun akibat sakit. Kini, Enong telah kembali berkecimpung dalam seni membatik.
Enong pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah terhadap para pembuat batik garutan. ***