VIEWJABAR - Sedikitnya 7 atlet cabor E-Sport asal Kabupaten Garut, dua diantaranya pemain cadangan berfhasil meraih prestasi membanggakan di cabangolah raga tersebut.
Tim E-Sport asal Garut Mobile Legend (ML) yang dijuluki Xalvador Ozon (X.O) adalah binaan pengusaha muda juga asal Garut, yaitu Widi Nugroho berhasil masuk ke MDL Indonesia.
Tim ML asal Kabupaten Garut berhasil menyisihkan para peserta player Mobile Legend Bang Bang (MLBB) se-tanah air.
Baca Juga: GRIB JAYA Garut Sambut Kemenangan Prabowo - Gibran di Pemilu 2024 dan Syukuran Jelang Ramadan
Menurut Widi Nugroho Ketua Cabang Olahraga ESI Garut menyebutkan, para atlet Garut ini memiliki potensi luar biasa dibidang olahraga cabang E-Sport. Ini dibuktikan dengan masuknya anak muda Garut di ajang bergengsi MDL Indonesia.
"Kalau di sepakbola itu kita sudah masuk Liga 2, tinggal selangkah lagi masuk Liga 1," kata Widi Nugroho.
Potensi atlet E-Sport di Garut sangat melimpah, hanya saja tambahnya lagi, masih banyak masyarakat dan pejabat yang memandang sebelah mata terhadap cabor ini.
"Faktanya memang masih banyak memandang sebelah mata, yang kurang ialah wadah untuk mewadahi bakat anak-anak muda Garut," ucapnya.
Widi mengakui bahwa dirinya ingin membuktikan bahwasanya potensi anak muda Garut di cabor ini sangat luar biasa.
"Mereka tidak diwadahi dengan baik, padahal dengan lolosnya anak muda Garut ke MDL Indonesia sudah menjadi bukti bahwa kita mampu bersaing di tarap nasional dan internasional," cetusnya lagi.
Ia pun berharap agar pemerintah dan intansi pendidikan tidak memberikan nilai negatif terhadap cabor ini, yang dikategorikan sebagai game online. Akan tetapi perlu dilakukan ialah bagimana mengarahkan potensi dan porsi yang jelas.
Menurut Widi, para atlet yang berada di Game House (GH) mendapatkan porsi latihan yang jelas. Tidak hanya melakukan latihan game online saja.