KARAWANG, ViewJabar.com – Seorang pemuda berinisial K (23) babak belur setelah menjadi bulan-bulanan warga di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas ini tertangkap basah saat mencoba melarikan diri usai membobol rumah seorang warga.
Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa aksi main hakim sendiri itu terjadi pada Rabu (1/7) malam, setelah pelaku ketahuan mencuri di rumah seorang ibu rumah tangga bernama Kartika (34), warga Desa Rawagempol Wetan.
Baca Juga: Geger Percobaan Pencurian di Wanaraja Garut, Pelaku Diduga Terpengaruh Miras Jenis Ciu
"Pelaku diamuk massa setelah diketahui melakukan aksi pencurian barang berharga milik korban," ujar Cep Wildan saat memberikan keterangan di Karawang, Kamis (2/7).
Kronologi Kejadian
Dalam melancarkan aksinya, pelaku K menggunakan modus yang terbilang nekat. Ia memanjat menggunakan tangga lalu menjebol genteng rumah korban untuk dapat masuk ke dalam.
Setelah berhasil merusak atap, pelaku menyusup ke dalam rumah dan langsung menggasak sejumlah barang berharga milik korban.
Namun, nasib sial menimpa K. Saat hendak melarikan diri membawa barang jarahannya, pergerakannya diketahui oleh warga sekitar. Korban dan warga yang sigap langsung mengepung dan menangkap pelaku di lokasi kejadian.
Aksi amuk massa sempat pecah, namun beruntung tidak berlangsung lama. Sejumlah warga setempat yang berpikiran dingin berhasil meredam emisi warga lainnya dan mengamankan pelaku dari amukan yang lebih fatal.
Kerugian dan Penanganan Polisi
Warga kemudian langsung menyerahkan pelaku yang sudah babak belur ke Mapolsek Cilamaya, Polres Karawang. Petugas kepolisian yang menerima penyerahan tersebut segera mengambil tindakan cepat untuk menjaga kondusivitas di lapangan.
"Piket Reskrim Polsek Cilamaya telah menerima penyerahan seorang pria diduga pelaku pencurian berinisial K. Begitu diserahkan oleh warga, petugas langsung bergerak membawa pelaku ke Klinik Kencana untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisik pelaku," jelas Cep Wildan.
Dari penangkapan ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting berupa barang-barang berharga milik korban yang sempat digondol pelaku.
"Total kerugian materil akibat peristiwa pencurian ini ditaksir mencapai kurang lebih **Rp 5.650.000**," tambahnya.