daerah

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Tenjonagara Garut Ludes Terbakar

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:39 WIB
Personel Damkar sedang melakukan pemadaman api yang melalap rumah warga di kampung Tajur, Desa Tenjonagara, Kecamatan Sucinaraja, Garut. Rabu, (22/7). (Dok. Damkar)

GARUT, ViewJabar.com - Musibah kebakaran kembali menimpa pemukiman warga di wilayah Kabupaten Garut. Satu unit rumah tinggal berukuran 5x7 meter persegi milik seorang warga bernama Pendi hangus dilalap si jago merah pada Rabu (22/7/2026) siang.

Insiden tersebut terjadi di Kampung Tajur RT 02 RW 04, Desa Tenjonagara, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, sekitar pukul 13.55 WIB.

Berdasarkan data awal di lapangan, kobaran api diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan pendek arus listrik atau korsleting.

Baca Juga: Dikabarkan jadi Korban Penculikan, Atlet Golf Jesslyn Wijaya Justru Diduga ke Malaysia Bareng Keluarga

Percikan api pertama kali terlihat di bagian atas bangunan sebelum akhirnya menyebar dengan cepat dan membakar seluruh konstruksi atap rumah.

Menerima laporan darurat dari warga setempat, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Garut segera mengambil tindakan cepat.

Satu unit armada pemadam kebakaran beserta personel dari Pos Damkar Pangatikan langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman.

Komandan Regu (Danru) Pos Damkar Pangatikan, Ahmad Yasir, mengonfirmasi bahwa percikan api dari arus pendek listrik tersebut melalap struktur atap dalam waktu singkat sebelum petugas tiba.

"Berdasarkan hasil asesmen awal di lokasi, api diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian membakar bagian atap rumah secara merata. Kami langsung menerjunkan satu unit mobil pemadam untuk melokalisir kobaran api," ungkap Ahmad Yasir kepada ViewJabar.com. Rabu, (22/7).

Proses penanganan di lokasi kebakaran berlangsung dramatis namun terkendali. Petugas pemadam kebakaran tidak bekerja sendiri, jajaran perangkat desa Tenjo Nagara beserta puluhan warga sekitar turut berjibaku.

 

Mereka bahu-membahu menyiramkan air secara manual dan mengamankan area sekitar agar api tidak merambat ke pemukiman padat di dekatnya.

Berkat kerja sama yang solid antara petugas, aparat desa, dan masyarakat, kobaran api berhasil dijinakkan dan dilokalisir sepenuhnya dalam waktu yang relatif singkat.

 

Ahmad Yasir memastikan bahwa insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, mengingat pemilik rumah dan warga sekitar langsung menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

Halaman:

Tags

Terkini