daerah

Mengenang Hari Pahlawan, Cerita-cerita Menarik Keberadaan Ir. Soekarno di Garut

Selasa, 8 November 2022 | 18:36 WIB
Cerita-cerita menarik keberadaan Ir. Soekarno di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang berkembang di masyarakat Garut

Baca Juga: Mengenang Hari Pahlawan, Ulama Garut Jawa Barat Ini Datang ke Surabaya untuk Bertempur Menyertai Bung Tomo

3. Pernah bertapa di Kiara Kohok, Pameungpeuk

Cerita menarik lainnya tentang Soekarno di Garut adalah ia pernah bertapa di Kiarakohok, Kecamatan Pameungpeuk.

Menurut sejarawan Garut, Warjita, ada warga yang rumahnya dekat ke lokasi Kiara Kohok, pernah mengungkapkan cerita itu, namanya Karman.

Karman mengatakan, Soekarno pernah bertapa di Kiara Kohok. Karman pun sempat memperlihatkan sejumlah benda milik Sukarno, di antaranya sebuah keris.

Ketika Megawati menjadi Presiden RI, Karman berangkat ke Jakarta untuk menyerahkan keris itu kepada Megawati. Kini Karman sudah tiada. Ia meninggal beberapa puluh tahun silam.

Baca Juga: Buntut Kebakaran Balaikota Bandung, Staf di Pemkot dan 2 Pekerja Diamankan

4. Membagikan gorden Kereta Api untuk baju warga

Haryoto Kunto yang dijuluki Kuncen Bandung pernah menulis cerita ini. Suatu hari Soekarno naik kereta api dari Cibatu ke Garut. Di sepanjang stasion yang dilewati, warga berjejer menyambut kehadirannya.

Tiba di Stasiun Wanaraja, Soekarno sempat turun dari kereta api dan menyalami warga yang menyambutnya.

Ketika melihat seorang wanita yang mengenakan baju lusuh dan sobek-sobek, Soekarno langsung mencabut sejumlah gorden kereta api yang dinaikinya. Kain gorden kereta api tersebut kemudian ia bagikan kepada warga agar dijahit menjadi baju.

Itulah cerita-cerita menarik tentang keberadaan Ir. Soekarno di Garut.

Cerita itu tentu saja belum tentu sesuai fakta, apalagi soal bertapa dan benda pusaka.

Warjita mengatakan, Ir Soekarno adalah seorang muslim yang rasionalis sehingga kehidupan Soekarno yang sebenarnya jauh dari hal-hal mistis.***

Halaman:

Tags

Terkini