Undang, warga Leuwidahu, Kota Tasikmalaya mengatakan, perlintasan kereta api di Parakannyasag memang tidak memiliki palang pintu. Belakangan ini sejumlah pemuda berinisiatif menjaga perlintasan tesebut untuk menghindari hal yang tak diinginkan.
"Namun karena kejadiannya subuh, perlintasan Parakannyasag jadinya kosong belum ada yang menjaga," ujar Undang.
Jenazah dua korban meninggal akibat kecelakaan kini sudah diambil pihak keluarga.***