VIEWJABAR - Pendididikan peragaan manasik haji dinilai sangat penting dilakukan dan dikenalkan sejak usia dini, selain guna mengetahui Rukun Islam yang ke-5.
Kegiatan pendidikan peragaan manasik haji ini sekaligus mengedukasi wajibnya menunaikan ibadah haji ke Mekkah bagi yang mampu.
"Mengedukasi anak-anak usia dini kaitan dengan rukun islam yang ke-5 harus secara langsung dipraktikan agar mereka tahu cara melaksanakannya," kata Pembimbing PAUD Darul Ulum, Bu Encas.
Dengan mengenakan pakaian ihram atau serba putih, lanjut Bu Encas, merupakan salah satu hal yang kemudian harus diketahui oleh para peserta anak didik, seperti yang dipraktikan saat ini.
Baca Juga: Berkas Perkara Dinyatakan Rampung, Irfan Beserta Istri Siap Digiring Ke Persidangan, Kasus Apa?
"Pengenalan nilai-nilai islam dan aplikasinya harus diketahui oleh anak-anak, jadi jangan hafal urutan rukun islam saja, tapi harus tahu aplikasinya," katanya.
Syahadat, sholat, zakat, dan Puasa, rukun islam yang dikenalkan dan diajarkan kepada anak-ana sejak dini, tentunya dengan tindakan yang harus dilakukan umat islam.
Baca Juga: Daftar Nama Wasit Piala Dunia 2022, Cek, Berapa Besar Honornya Per Pertandingan
"Termasuk pergi haji, biasanya kita ceritakan sejarah hingga hikmahnya naik haji, agar tahu ajaran dari Nabi Ibrahim AS," ungkap Bu Encas, Sabtu (12/11/22).
Ditemui di Lapang Surken Kota Sukabumi, Bu Encas menambahkan, yang dipetik dari kegiatan pendidikan ini, yakni bagaimana pentingnya belajar kesetiaan, kesabaran, pengorbanan serta keikhlasan.
Baca Juga: Inilah Manfaat Daun Pepaya Untuk Kesehatan dan Wanita. Bisa Menjaga Kesehatan Kulit dan Atasi DBD
"Selain itu, agar anak belajar nilai-nilai agama, moral, seni, bahasa, fisik motorik, kognitif dipadu secara edukasi dalam model pembelajaran sosiodrama sebagai calon Haji dan Hajjah," pungkasnya.(***)