VIEWJABAR - Ada hal menarik terkait penanganan DAS Citarum Harum, salah satunya Satgas Citarum Harum Sektor 21 di Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Pemeliharaan dan penanganan DAS Citarum Harum, Sektor 21 melakukan pembersihan langsung ke lapangan yaitu dari pabrik ke pabrik.
Dansektor 21 Citarum Harum, Kol.Inf.T Bayu Wahyu Murwanto saat bersilaturahmi dan kunjungan ke salah satu pabrik roti di Subsektor 16, mengatakan ini.
Baca Juga: Teriakan Pak Anies Presiden Menggema di Yogyakarta
Kedatangannya bersama rombongan guna melakukan pemantauan langsung terkait limbah pabrik yang mencemari sungai induk atau anak sungai Citarum.
"Saya datang ke sini untuk mengecek langsung pembuangan limbah pabrik," kata Dansektor 21 ke awak media, Rabu 16 November 2022 di Subsektor 16 Citarum Harum.
Kedatangannya bersama rombongan, lanjutnya, membuktikan kolaborasi dan koordinasi bersama unsur terkait tentang limbah.
Baca Juga: Diduga Terdapat Proyek Fiktip Di Dinkes Kab Sukabumi TA 2016, Kok Bisa ?
“Intinya kita bekerja bareng bareng supaya hasilnya sama, dan tidak terjadi sendiri,” ujarnya.
Di sisi lain, staf penerjemah bahasa di salah satu pabrik roti di Subsektor 16 mengatakan, permintaan sangat terbuka bagi Sektor 21 Citarum Harum untuk mengetahui tingkat IPAL dari limbah pabrik.
"Sekarang ini sudah masuk biologi untuk proses IPALnya, dan sudah sandingkan ke proses bakterinya," kata Susi bagian penerjemah bahasa di pabrik roti, yang masuk dalam Subsektor 16.
Baca Juga: Kakek Anies Baswedan, AR Baswedan, Seorang Pahlawan Nasional, Ditetapkan Presiden Jokowi Tahun 2018
Susi menjelaskan, untuk pembuangan limbah hingga saat ini belum dibuang dan masih ditampung di bak penampungan.
“Kita masih menunggu hasil penelitiam limbah. Ya kira-kira lima hari ke depan,” ujarnya.***