Hanya saja Tegur mengaku berat meninggalkan kampung halamannya yang sudah ditinggali berpuluh puluh tahun.
Ia mengaku masih bingung harus tinggal jauh dari kampung halamannya tempat lahir dan hidup bersama keluarga.
Apalagi ia bisa menggarap lahan kebun seluas 720 meter persegi yang ditanami sayur mayur baik itu cabai, tomat dan juga wortel.
Baca Juga: Panda Raksasa dan Anaknya Tertangkap Kamera Pengintai, Ini yang Dilakukan Panda Liar di Alam Bebas
" Masih bingung kalau nanti tinggal jauh dari kampung halaman tempat saya lahir dan berkeluarga," katanya.
Teguh dan warga lainnya yang mengalami nasib sama di Kampung Mangun, Desa Mangunkerta, berharap mereka masih bisa menggarap lahan pertanian.
Mereka masih bingung karena tidak memiliki keahlian lain selain bertani mengolah lahan kebun untuk ditanami sayur mayur dan lainnya.
Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Bandung yang Jarang Diketahui, Kota Kembang dan Bandung Lautan Api
"Harapan kami masih bisa menggarap lahan pertanian meski rumah kami nanti jauh ke Cilaku," katanya.
Warga mengaku akan mengalami kesulitan dalam mengikuti pelatihan kewirausahaan karena sejak usia SMP sudah hidup dari ladang dan berkebun.***