Hanya saja Tegur mengaku berat meninggalkan kampung halamannya yang sudah ditinggali berpuluh puluh tahun.
Ia mengaku masih bingung harus tinggal jauh dari kampung halamannya tempat lahir dan hidup bersama keluarga.
Apalagi ia bisa menggarap lahan kebun seluas 720 meter persegi yang ditanami sayur mayur baik itu cabai, tomat dan juga wortel.
Baca Juga: Panda Raksasa dan Anaknya Tertangkap Kamera Pengintai, Ini yang Dilakukan Panda Liar di Alam Bebas
" Masih bingung kalau nanti tinggal jauh dari kampung halaman tempat saya lahir dan berkeluarga," katanya.
Teguh dan warga lainnya yang mengalami nasib sama di Kampung Mangun, Desa Mangunkerta, berharap mereka masih bisa menggarap lahan pertanian.
Mereka masih bingung karena tidak memiliki keahlian lain selain bertani mengolah lahan kebun untuk ditanami sayur mayur dan lainnya.
Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Bandung yang Jarang Diketahui, Kota Kembang dan Bandung Lautan Api
"Harapan kami masih bisa menggarap lahan pertanian meski rumah kami nanti jauh ke Cilaku," katanya.
Warga mengaku akan mengalami kesulitan dalam mengikuti pelatihan kewirausahaan karena sejak usia SMP sudah hidup dari ladang dan berkebun.***
Artikel Terkait
Korban Gempa Cianjur Diberi Uang Sewa Rumah Rp500 Ribu
Ke Cianjur, Presiden Jokowi Didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Dan Pejabat Lainnya
Dampak Gempa Garut M 6,4 Sabtu 3 Desember, 40 Rumah Rusak, Bupati Jelaskan Rinciannya
Hari ke 15 Pencarian, Tim SAR Tidak Menemukan Korban Hilang Akibat Gempa Cianjur, 334 Orang Meninggal
Kenapa Garut Sering Terjadi Gempa Bumi, Bupati Garut, Rudi Gunawan Jelaskan Alasannya
Peluang Usaha Jajanan Cibay Kulit Lumpia, Kriuknya Bikin Anak Ketagihan, Modal Seuprit Hasil Selangit
Awas ! Berani Korupsi Dana Bantuan Gempa Cianjur, Ancaman-nya Hukuman Mati
Gempa M 6,2 dengan Kedalaman 10 Km Guncang Jember Beberapa Menit Lalu