Karena yang dirugikan bukan hanya orang lain saja, tetapi juga keluarga, orang tua, suami atau istri dan juga anak anak.
Ali Rasyid berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap jaringan yang memiliki pemikiran radikal untuk melakukan aksi teror kepada masyarakat.
Sehingga tidak lagi terjadi aksi teror yang terjadi di Jawa Barat termasuk di Indonesia menjelang Natal dan tahun baru 2023.
"Kami khawatir mereka masih melakukan upaya bom bunuh diri atau yang sejenisnya jelang hari Natal dan tahun baru," kata Ali Rasyid.
Peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar Kota Bandung mengagetkan semua pihak.
Bom bunuh diri tersebut terjadi pada Rabu 7 Desember 2022 sekitar pukul 08.20 WIB. Satu anggota polisi meninggal dunia dan belasan lainnya luka luka.
Peristiwa itu terjadi saat jajaran Polsek Astana Anyar tengah menggelar apel pagi. Dan peristiwa tersebut menarik perhatian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Selain itu juga mengundang Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD untuk mengunjungi lokasi bom bunuh diri tersebut.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar merupakan mantan narapidana kasus terorisme bernama Agus Sujatno alias Abu Muslim.
Agus Sujatno atau Abu Muslim sempat ditahan di lapas Kelas II A Pasir Putih Nusakambangan dan divonis 4 tahun penjara.
Baca Juga: Sehat Ala Nabi, Pola Hidup Nabi Muhammad SAW Contoh Sempurna Untuk Hidup Sehat yang Harus Diikuti
Agus Sujatno atau Abu Muslim dipenjar atas kasus terorisme yang kemudian bebas pada Maret 2021 lalu.