VIEWJABAR - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut harus amanah dan menggunakan dana yang telah dikumpulkan sesuai dengan tuntutan yang seharusnya.
Salah satunya untuk bersinergi dalam penanggulangan bencana, baik dengan pemerintah, BPBD, maupun dengan lembaga-lembaga sosial yang lain.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Garut Helmi Budiman saat memberikan sambutan pada acara penutupan Bulan Dana PMI Kabupaten Garut Tahun 2022 di Lapangan Sekretariat Daerah, Senin 12 Desember 2022.
Baca Juga: dr Zaidul Akbar Ungkap Manfaat Berjemur Untuk Kesehatan, Memperbanyak Bakteri Baik Pada Tubuh
Sebagai Ketua PMI Kabupaten Garut Helmi Budiman mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan para ASN yang telah berkontribusi dan terlibat dalam Bulan Dana PMI di tahun 2022.
“Dinas pendidikan yang terbaik, selanjutnya rumah sakit dr. Slamet, dan Kecamatan Garut Kota. Walau hanya seribu dua ribu satu orang, tapi kalau dikumpulkan jadi banyak,” kata Wabup Garut Helmi Budiman.
Kabag Kesra Setda Garut, Mekarwati menyampaikan, target bulan dana PMI pada tahun 2022 ini telah ditetapkan sebesar Rp 750.000.000.
Baca Juga: Perampok Bisa Masuk Rumah Dinas Walikota Blitar Dengan Mudah, Ini Cara dan Peran Para Pelaku
Sedangkan realisasinya sebesar Rp 637.867.700 atau sebesar 85 persen dari apa yang telah ditetapkan pada tahun 2022 ini.
Ia memaparkan, bagi SKPD atau pun kecamatan yang masih belum memenuhi target, bisa menyetorkan bulan dana PMI selambat-lambatnya pada tanggal 20 Desember 2022.
Ia menyebutkan, penggunaan dana PMI sendiri di antaranya untuk menanggulangi bencana yang terjadi di Garut, pembinaan, pengembangan relawan PMI, dan peningkatan pelayanan donor darah. (Ale M Rizki)***