DAPM dan TKSK Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, Salurkan Bantuan Korban Gempa Cianjur

photo author
Budi SK, View Jabar
- Senin, 12 Desember 2022 | 16:01 WIB
Penyaluran bantuan yang dihimpun DAPM dan TKSK Pagerageung Tasikmalaya untuk masyarakat terdampak gempa di Cianjur (Dok. TKSK Pagerageung Tasikmalaya)
Penyaluran bantuan yang dihimpun DAPM dan TKSK Pagerageung Tasikmalaya untuk masyarakat terdampak gempa di Cianjur (Dok. TKSK Pagerageung Tasikmalaya)

VIEWJABAR - Unit Pengelola DAPM (Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat) bersama TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) wilayah Pagerageung, Kabupten Tasikmalaya menyalurkan bantuan korban gempa Cianjur.

Bantuan yang disalurkan DAPM bersama TKSK Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya berupa kebutuhan peralatan dapur, uang tunai dan kebutuhan lainnya.

Koordinator TKSK wilayah Kecamatan Pageurageung Kabupaten Tasikmalaya, mengatakan bantuan bagi terdampak bencana alam Cianjur tersebut langsung disalurkan.

Baca Juga: Wali Kota Blitar Santoso, Korban Penyekapan dan Perampokan, Awalnya Guru SMEA dan Penilik

"Kami bersama DAPM membuat Posko korban gempa Cianjur untuk membantu masyarakat yang terdampak di sana," kata Dwi Juli Kusmorof, SH kepada ViewJabar.com, Senin 12 Desember 2022.

Bantuan yang terkumpul bagi terdampak gempa Cianjur, tambahnya, berupa beras, perabotan rumah tangga, pakaian dan uang tunai.

Penyaluran sumbangan tersebut langsung didistribusikan ke wilayah terdampak, yakni Desa Cijedil Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur.

Baca Juga: Polisi Jelaskan Kondisi Terkini Wali Kota Blitar dan Istri Usai Dirampok dan Disekap

"Dan di Desa Gasol Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Bantuan tersebut langsung diterima oleh masyarakat terdampak," kata Dwi.

Bantuan yang diterima, lanjutnya, peralatan rumahtangga, kompor gas beserta tabung 3kg dan uang santunan.

Untuk uang santunan, kata Dwi, masing masing Posko pengungsian mendapatkan uang tunai Rp3 juta.

Baca Juga: Perampok Sekap Walikota Blitar dan Istrinya Begini Kronologinya, Pelaku Bawa Kabur Uang dan Perhiasan

"Jadi uang tunai diberikan kepada setiap posko pengungsi yang jumlahnya Rp3 juta," tuturnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi SK

Sumber: Wawancara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X