daerah

Seorang Pengamen Aniaya dan Nyaris Bunuh Anak Kandunya Sendiri

Minggu, 12 Februari 2023 | 23:26 WIB
Kekerasan pada anak hingga berujung pembunuhan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmala (Pixabay)

VIEWJABAR - Belum genap dua bulan pasca kasus penganiyaan yang dilakukan orangtua terhadap anak kandungnya sendiri di kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya.

Saat itu Jeni (37) warga desa Jayamukti Kecamatan Leuwisari tega memotong kemaluan anaknya sendiri yang masih balita, hingga nyaris tewas kini kasus serupa kembali terjadi.

Peristiwa kali ini sedang dalam penanganan Unit Satuan PPA Polres Tasikmalaya dan terbilang lebih kejam dari peristiwa sebelumnya.

Baca Juga: Inilah 5 Makanan yang Dapat Membersihkan serta Memutihkan Gigi, Cek Apa Saja?

"Si pelaku ibu kandungnya sendiri, dan TKP di Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya," kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya AKP Ari Rinaldo SH. di Mapolres Tasikmalaya Minggu (12/2).

Menindak lanjuti adanya laporan warga, kata Ari, maka tersangka  R  langsung dijemput petugas di rumah bersama suami dan anaknya sekaligus sebagai korbannya.

Saat dilakukan pemeriksaan R yang berprofesi sebagai pengamen jalanan, sedikitpun tak menampakan adanya rasa penyesalan.

Baca Juga: Partai Golkar Garut Incar Satu Paket di Pilkada serta 11 Kursi DPRD 2024

Bahkan ketika menjawab sejumlah pertanyaan dari penyidikpun dia terlihat santai.

Perbuatan keji R (32) warga Desa Mandalahayu Kecamatan Salopa terhadap anaknya tersebut, tutut Ari sudah berlangsung cukup lama.

Hal itu terungkap dari pengakuan Deni suami tersangka yang di sampaikan ke penyidik Polres.

Baca Juga: 7 Makanan ini Baik Bagi Penderita Diabetes Karena Dapat Menurunkan Gula Darah, Cek Apa Saja?

"Kalau pulang ngamen dia sampai ke rumah, anak nangis bukanya dipangku, tapi malah dipukulin dengan sapu atau apa saja yang ada" kata Deni.

Perlakuan kasar lainnya yang dilakuan istrinya (tersangka) terhadap anak kandungnya, lanjut Deni, selain di pukul, pernah juga dilempar piring hingga pecah.

Halaman:

Tags

Terkini