VIEWJABAR - Kopi merupakan suplemen minuman yang dianggap oleh para penggemarnya dapat meningkat energi, semangat serta fokus dalam suatu suasana.
Hingga kini minuman suplemen kopi sudah populer bahkan merambah ke kalangan masyarakat ke bawah, yang sebelumnya hanya di kalangan atas.
Saking populernya suplemen minuman kopi, dalam setiap kesempatanpun kerap disuguhkan dengan beragam topingan.
Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bandung dan Sekitarnya, Selasa 16 Januari 2024
Perlu diingat minuman kopi memiliki kandungan yang bisa menurunkan diabetes tipe 2. Hal itu dikemukakan para peneliti, yang mendukung mendukung kesehatan jantung dan otak, meningkatkan penurunan berat badan, hingga meningkatkan umur panjang.
Meski memiliki manfaat bagi kesehatan, jika mengalami gejala tertentu disarankan supaya berhenti minum kopi.
Seorang dokter umum di Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) dan dokter A&E, Dokter Sooj mengatakan seseorang harus membatasi minum kopi ketika mengalami tiga gejala ini, yakni kesulitan tidur, menderita kecemasan, dan jantung berdebar-debar.
Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Ini Kota Bogor dan Sekitarnya, Selasa 16 Januari 2024
"Tolong kurangi jumlah kopi yang Anda minum. Idealnya hentikan sepenuhnya," kata dr Sooj melalui siaran akun TikTok-nya seperti dikutip laman Express dan dari PMJNew.
Ia menjelaskan, kendati ada beberapa manfaat kesehatan dari minum kopi, aktivitas tidur tetap harus diprioritaskan.
Menurutnya, kopi memiliki pengaruh yang cukup panjang dan tetap berada di sistem tubuh lebih lama dari yang diperkirakan.
"Ini berarti secangkir kopi pagi Anda mungkin masih ada di sistem ketika Anda mencoba untuk tidur malam itu, dan ini akan sangat mengurangi kualitas tidur," tuturnya.***